Baca Juga: Korban Mafia Tanah Minta Perlindungan Hukum dari Polda Metro Jaya atas Aksi Premanisme Ormas
Menteri Desa Yandri Susanto menyatakan, pilot project ini bukan hanya kebanggaan Kabupaten Serang, tapi juga menjadi model inspiratif bagi lebih dari 70 ribu desa di seluruh Indonesia. Ia menekankan perlunya sinergi lintas sektor, termasuk penguatan peran kepala desa dan pendamping desa.
“Gerakan ini harus greget! Kalau kata Ustadz Adi, mengembalikan kejayaan Banten dimulai dari tanah Serang,” ujar Yandri dengan penuh harap.
Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah turut menyambut hangat penunjukan Kabupaten Serang sebagai titik awal gerakan nasional ini.
Baca Juga: Menuju KLA Utama 2025, Tangsel Perkuat Layanan Perlindungan Anak dan Inovasi Ramah Anak
Ia memastikan pemerintah daerah siap mendukung dengan membentuk regulasi, pemetaan tematik, dan mobilisasi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait seperti Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP).
“Kita harus lari cepat. Setelah hari ini, kami akan petakan potensi masing-masing desa, agar tidak terjadi tumpang tindih. Semua desa akan punya tematik dan bisa saling menopang untuk ketahanan pangan nasional,” jelasnya.
Pemilihan Desa Sindanglaya sebagai proyek percontohan bukan tanpa alasan. Selain letaknya yang strategis di pesisir barat Pulau Jawa dan bersejarah sebagai wilayah penting Kesultanan Banten, kawasan ini juga memiliki kekayaan alam dan sumber daya manusia yang mumpuni untuk menopang program besar ini.
Baca Juga: Pihak Kantor Pos Diminta Segera Benahi Pagar, Cegah Penyalahgunaan Area di Sekitar Pasar Ciputat
Dalam kerangka Radenmas 2045, desa-desa akan menjadi simpul utama dalam jaringan pembangunan nasional yang terhubung melalui Gerakan Koperasi Merah Putih, ketahanan pangan, dan penyediaan Bahan Baku Makanan Bergizi (MBG) gratis, sebagaimana didorong Presiden Prabowo Subianto.
Hadirnya Program Radenmas 2045 menandai titik balik penting bagi pembangunan desa berbasis karakter, kemandirian, dan kolaborasi.
Desa bukan lagi objek pembangunan, tetapi subjek utama yang menentukan masa depan bangsa.
Melalui pilot project di Desa Sindanglaya, semangat menata desa untuk Indonesia Emas resmi dimulai. (***)