Tangerang – Upaya pemerintah pusat dalam mempercepat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mendapat respons positif dari para kepala daerah di Provinsi Banten.
Hal ini terlihat dari kehadiran Bupati Pandeglang, Dewi Setiani, dalam rapat koordinasi percepatan program MBG yang digelar di Balai Latihan Kerja (BLK) Provinsi Banten, Kota Tangerang Selatan, Senin (12/5).
Rapat koordinasi ini dipimpin langsung oleh Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Indrayana, serta dihadiri Gubernur Banten Andrasoni, Pelaksana Harian Sekda Provinsi Banten, dan seluruh kepala daerah kabupaten/kota se-Banten.
Fokus utama pertemuan ini adalah membahas strategi percepatan pendirian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di setiap daerah guna mendukung implementasi MBG secara menyeluruh.
Bupati Dewi Setiani menyatakan komitmennya terhadap pelaksanaan program nasional ini. Menurutnya, Pandeglang merupakan salah satu wilayah dengan tantangan besar dalam pemenuhan gizi, terutama dalam menurunkan angka stunting di kalangan anak-anak.
“Kami mendukung penuh program Makan Bergizi Gratis yang dicanangkan pemerintah pusat. Ini sejalan dengan prioritas kami di Pandeglang untuk mengatasi permasalahan gizi kronis dan mempercepat penurunan angka stunting,” ungkap Bupati Dewi usai rakor.
Baca Juga: Tragedi di Apartemen: Seorang Pria Ditemukan Tewas Diduga Bunuh Diri, Polisi Masih Selidiki Penyebab
Dukungan Nyata Lewat Penyediaan Lahan
Dalam paparannya, Kepala BGN Dadan Indrayana menjelaskan bahwa percepatan pembangunan SPPG di setiap kabupaten/kota dapat dilakukan melalui dua skema, yakni kemitraan dan pendanaan dari APBN.
Presiden Prabowo Subianto juga memberikan arahan khusus agar pembangunan dilakukan di atas lahan milik pemerintah daerah dengan skema pinjam pakai.
“Awalnya kami mengusulkan pembelian lahan, namun Bapak Presiden mengarahkan untuk menggunakan lahan pemerintah daerah melalui skema pinjam pakai karena ini program sosial berskala nasional. Tujuannya agar efisiensi anggaran tetap terjaga,” jelas Dadan.
Target awal pembangunan di Provinsi Banten adalah tiga SPPG di setiap kabupaten/kota. Dengan delapan wilayah administratif, total akan dibangun 24 SPPG pada tahap pertama.