banten-raya

Pemprov Banten Komitmen Terapkan Merit Sistem Pada Manajemen ASN

Rabu, 22 Januari 2025 | 20:56 WIB

Baca Juga: Pembongkaran Pagar Laut di Tanjung Pasir Resmi Dimulai, Menteri KKP: Prioritas untuk Nelayan

“Secara teknis BKN-RI mengasistensi dan mengevaluasi kinerja dari sistem merit kita. Insya Allah Januari akhir ini kita akan presentasikan semua instrumen apakah sudah memenuhi syarat dan ketentuan untuk mendapat sertifikasi manajemen. Ini komitmen Provinsi Banten bersama BKN RI untuk sistem rekruitmen dan pengembangan ASN,” terangnya

Nana menjelaskan bahwa uji kompetensi pegawai ini sangat penting dilakukan untuk mendukung pelaksanaan sistem merit ASN karena menghasilkan output berupa profil potensi dan kompetensi JPT Pratama sebagai data dukung dalam pelaksanaan manajemen talenta dan pengembangan kompetensi ASN.

Baca Juga: Perebutkan Hadiah Rp15 Juta, Semua Peserta HPN 2025 Jadi Peserta Lomba Baca Puisi

“Penilaian Kompetensi JPT Pratama ini berorientasi pada 4 (empat) faktor utama yaitu kinerja, karakter, kapabilitas dan motivasi. Serta faktor utama yang digunakan dalam menentukan kompetensi yaitu; inovasi, pemecahan dan analisis masalah, integritas, memprakarsai perubahan, perencanaan dan pengorganisasian, mendorong pada hasil, fokus pada pihak yang berkepentingan, manajemen konflik, kepemimpinan tim dan menghargai perbedaan,” terangnya.

Dalam kesempatan itu, Kepala Kantor Regional III BKN-RI Wahyu mengatakan Sistem Merit ASN ini merupakan program prioritas nasional dalam mewujudkan misi Asta Cita ke 7 Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia yaitu berfokus pada penguatan reformasi politik, hukum, dan birokrasi, serta pencegahan dan pemberantasan korupsi, narkoba, judi, dan penyelundupan.

Baca Juga: Provinsi Banten Bakal Jadi Tuan Rumah Peluncuran Gerakan Lansia Berdaya

“Saya sampaikan bahwa sistem managemen talenta ini merupakan program prioritas nasional sesuai dengan misi Asta Cita Bapak Presiden dan Wakil Presiden RI,” ujarnya.

Dimana manajemen talenta secara nasional difokuskan prioritas pertama untuk seluruh Jabatan Pimpinan Tinggi sehingga akan terbentuk talenta dalam rangka pengisian jabatan yang sudah dibangun.

“Implementasi managemen talenta akan menjawab isu-isu negatif dalam mengisi jabatan,” tambahnya.

Baca Juga: Kunjungan Panitia PWI Pusat HPN 2025 ke Sesjen Wantannas RI, Jalin Kerja Sama dan Perkuat Sinergi

Menurut Wahyu, sarana dan prasarana di Pemprov Banten sudah sangat memadai pada saat implementasi seleksi jabatan administrator ke bawah sehingga Pemprov Banten sangat mempuni untuk dilakukan penilaian sistem merit.

Maka dari itu, lanjutnya segera akan dilakukan launching implementasi manajemen talenta di Lingkungan Pemprov Banten sebagai pilot project bagi daerah lain.

“Sistem merit di Provinsi Banten sudah sangat baik tinggal dukungan dan dorongan dari pemerintah pusat serta komitmen pemerintah daerah agar managemen talenta ini dilakukan secara masif,” terangnya. (***)

Halaman:

Tags

Terkini