banten-raya

DPKP Kabupaten Tangerang Pastikan Beras Bantuan Pangan Layak Konsumsi

Selasa, 5 Maret 2024 | 10:31 WIB
DPKP) Kabupaten Tangerang melakukan pemeriksaan mutu beras bantuan pangan tahap 2 periode Februari 2024 di Gudang BULOG Cikande.

Kota Tangerang, bidiktangsel.com - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang melakukan pemeriksaan mutu beras bantuan pangan tahap 2 periode Februari 2024 di Gudang BULOG Cikande, Serang, Senin (4/3).

Hal ini dilakukan untuk memastikan beras yang akan disalurkan kepada masyarakat benar-benar layak konsumsi.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan DPKP Kabupaten Tangerang, Abdul Munir, menjelaskan bahwa pemeriksaan mutu beras meliputi pengecekan visual kondisi fisik beras, aroma, kemasan, dan pengukuran kadar air.

Baca Juga: Menuju Ketahanan Siber yang Andal, Diskominfo Kabupaten Tangerang Gelar Rakor dan Bimtek

"Hasil pengukuran menunjukkan bahwa beras yang akan disalurkan berkondisi baik, dengan tampilan warna yang bagus, tidak berbau, kemasan dalam kondisi baik, dan memiliki kadar air rata-rata 12,6%, di mana standar maksimal kadar air beras adalah 14%," papar Munir.

Munir menambahkan bahwa tujuan penyaluran Bantuan Pangan adalah untuk meringankan beban pengeluaran masyarakat, mengentaskan kemiskinan, menangani kerawanan pangan, menanggulangi kekurangan pangan dan gizi, menurunkan stunting, mengendalikan gejolak harga pangan dan inflasi, serta melindungi produsen dan konsumen.

"Penyaluran beras bantuan pangan nasional di Kabupaten Tangerang untuk bulan Januari 2024 telah mencapai 100% atau kepada 144.633 Penerima Bantuan Pangan (PBP) di 29 kecamatan," kata Munir.

Baca Juga: Kabupaten Tangerang Jadi Pilot Project Simulasi Makan Siang Gratis untuk Siswa SMP

Wahyu, Asisten Manager Operasional dan Pelayanan Publik Kantor Cabang BULOG Tangerang, mengatakan bahwa pihaknya akan menyalurkan beras bantuan kepada PBP Nasional di awal bulan Maret 2024 untuk tahap kedua bulan Februari 2024.

"Totalnya ada 144.633 PBP yang akan menerima bantuan beras. Kurang lebih 1.446 ton beras yang nantinya akan dikemas dalam kemasan 10 kg," ungkap Wahyu. (***)

Tags

Terkini