banten-raya

Kabupaten Tangerang Jadi Pilot Project Simulasi Makan Siang Gratis untuk Siswa SMP

Minggu, 3 Maret 2024 | 20:40 WIB
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang Dadan Gandana, Program makan siang gratis.

Kota Tangerang, bidiktangsel.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang berinisiatif menjadi daerah pertama yang melaksanakan simulasi makan siang gratis untuk siswa SMP.

Simulasi ini dilakukan di SMPN 2 Curug Kabupaten Tangerang dan dihadiri langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Pj Bupati Tangerang Andi Ony, dan A. Zaki Iskandar selaku Bupati Tangerang periode 2013-2023.

Kegiatan simulasi ini dilatarbelakangi oleh masih banyaknya siswa SD dan SMP yang belum mendapatkan asupan gizi memadai setiap hari.

Baca Juga: Ribuan Pohon Ditanam di Bantaran Sungai Cisadane dalam Rangka HUT Kota Tangerang

Hal ini dikhawatirkan akan memengaruhi tingkat kesehatan dan kecerdasan mereka. Oleh karena itu, Pemkab Tangerang meluncurkan Gerakan Anak Sehat dan Sejahtera (AKSARA) sebagai solusi komprehensif untuk mengatasi permasalahan ini.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang Dadan Gandana menjelaskan bahwa program makan siang gratis ini akan dikenakan biaya sebesar Rp15.000 per anak.

Dana tersebut akan digunakan untuk penyediaan makanan bergizi dan beragam yang diolah oleh UMKM di sekitar sekolah.

Dinas Kesehatan melalui Puskesmas setempat juga akan dilibatkan untuk memastikan pemenuhan gizi bagi para siswa.

Baca Juga: Markas Baru PMI Kota Tangerang Diresmikan, Siap Dukung Aksi Kemanusiaan

Dadan Gandana berharap simulasi ini dapat menjadi awal yang baik untuk mewujudkan program makan siang gratis bagi seluruh siswa SMP di Kabupaten Tangerang.

“Mudah-mudahan program ini bisa terlaksana dengan baik dan tersosialisasi secara merata. Tujuannya agar generasi selanjutnya bisa menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan terhindar dari stunting dan gizi buruk,” harapnya.

Salah satu siswa SMPN 2 Curug Kabupaten Tangerang, Muhammad Rizal, menyambut gembira kegiatan ini.

Dia berharap program ini dapat berkelanjutan karena dapat membantu mengurangi pengeluaran uang saku.

 

Halaman:

Tags

Terkini