banten-raya

Presiden Jokowi Resmikan Terminal Pakupatan Serang, Dorong Masyarakat Gunakan Transportasi Umum

Senin, 8 Januari 2024 | 16:57 WIB
Peresmian ditandai dengan penekanan tombol sirine dan penandatanganan prasasti.

Kota Serang, bidiktangsel.com - Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mendampingi Presiden Republik Indonesia Joko Widodo resmikan Terminal Pakupatan Kota Serang, Senin (8/1/2024).

Peresmian ditandai dengan penekanan tombol sirine dan penandatanganan prasasti.

Presiden Jokowi mengatakan, terminal harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

Baca Juga: Dana Desa Mampu Ungkit Kemajuan Daerah, Serang Tak Ada Lagi Desa Sangat Tertinggal

Ia meminta masyarakat untuk meninggalkan pemikiran bahwa terminal adalah tempat yang tidak aman dan tempatnya premanisme.

"Tinggalkan image bahwa terminal itu tempatnya tidak aman, terminal itu tempatnya preman. Image itu harus di balik, terminal itu baik, terminal itu aman, dan terminal itu nyaman," ungkapnya.

Presiden Jokowi menambahkan, hampir semua kota mengalami kemacetan lalu lintas, terutama kota-kota yang berada di Pulau Jawa.

Kemacetan tersebut disebabkan oleh penggunaan kendaraan pribadi yang semakin meningkat.

Baca Juga: Presiden Jokowi Tinjau Realisasi Dana Desa, Minta Digunakan untuk Meningkatkan Perputaran Ekonomi Desa

"Oleh sebab itu terus kita dorong, kita kenalkan MRT, LRT. KRL, Trans jakarta semua itu untuk mendorong masyarakat menggunakan transportasi umum," tambahnya.

Menteri Perhubungan Budi Karya mengatakan, Terminal Pakupatan Serang dalam sehari melayani hampir 400 bus trayek Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan bus trayek Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP).

"Hari ini kita meresmikan Terminal Pakupatan Serang. Kami mencatat hampir 400 bus per hari melayani para penumpang dari arah Serang maupun dari Jawa ke Sumatera ataupun sebaliknya," jelasnya.

Baca Juga: PNM Melampaui Grameen Bank dalam Pemberdayaan UMKM Perempuan

Terminal Pakupatan Serang dibangun dengan anggaran sebesar Rp 280 miliar. Terminal ini memiliki luas 3,5 hektare dan mampu menampung 1.200 bus.

Halaman:

Tags

Terkini