banten-raya

Dana Desa Mampu Ungkit Kemajuan Daerah, Serang Tak Ada Lagi Desa Sangat Tertinggal

Senin, 8 Januari 2024 | 16:42 WIB
Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mendampingi langsung Presiden

Dalam penggunaannya dimanfaatkan antara lain untuk penanganan kemiskinan berupa bantuan langsung tunai desa Rp 46 miliar untuk 12.902 keluarga penerima manfaat, padat karya tunai desa Rp 3 miliar, yang telah mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 1.206 warga.

Kemudian masih dalam penggunaan dana desa tahun 2023, kata Tatu, dimanfaatkan untuk pencegahan dan penanganan stunting Rp 31 miliar, ketahanan pangan Rp 59 miliar, pengembangan desa wisata Rp 1 miliar, dan kegiatan prioritas lainnya sesuai hasil musyawarah desa Rp 182 miliar.

Baca Juga: Prabowo Keluhkan Anggaran Kemenhan Ditolak Sri Mulyani

Tatu mengaku bersyukur pada tahun 2023, sudah tidak ada lagi desa berstatus sangat tertinggal di Kabupaten Serang. Padahal pada tahun 2015 terdapat 22 desa sangat tertinggal.

“Alhamdulillah, pada tahun 2023 sudah tidak ada lagi desa sangat tertinggal di Kabupaten Serang,” ujarnya.

Perincian status desa di Kabupaten Serang tahun 2023 yaitu, 12 desa berstatus mandiri, 70 desa maju, 243 desa berkembang, dan hanya 1 desa tertinggal.

“Insya Allah, dengan kebersamaan, dan dukungan pemerintah pusat, terutama Bapak Presiden, kami targetkan, desa mandiri akan terus bertambah, dan tidak ada lagi desa tertinggal,” ujarnya.

Baca Juga: Prabowo Sentil Anies soal Peran Indonesia di Hubungan Internasional

Sementara itu, saat memberikan sambutan, Presiden Joko Widodo mengungkapkan, selama 9 tahun terakhir, dana desa yang sudah dikucurkan Rp 539 triliun.

“Ini hati-hati, ini uang yang tidak kecil. 539 triliun rupiah bukan uang yang kecil, sangat besar sekali. Dikucurkan ke 75 ribu desa ke seluruh Tanah Air,” ujarnya.

Presiden mengingatkan, proses perputaran uang dana desa harus terjadi di desa dan bermanfaatkan untuk masyarakat.

“Saya titip, sebelum membangun sesuatu direncanakan, tetapi betul-betul melihat kebutuhan,” ujarnya.

Baca Juga: Prabowo vs Anies Saling Serang di Debat Capres

Menurut Presiden, setiap desa memiliki karakter berbeda, sehingga proses pembangunan harus direncanakan sesuai dengan potensi desa.

“Itu yang harus dikalkulasi sehingga menjadi sebuah barang yang bermanfaat bagi rakyat, barang yang betul-betul bisa mentrigger ekonomi desa,” ujarnya.

Halaman:

Tags

Terkini