banten-raya

Tangerang Raya: Sampah Jadi Masalah Sosial, Pemerintah dan Masyarakat Harus Bersinergi

Sabtu, 11 November 2023 | 10:18 WIB

Kota Tangerang, bidiktangsel.com - Masalah sampah masih menjadi persoalan serius di wilayah Tangerang Raya, yang meliputi Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, dan Kabupaten Tangerang.

Hal ini dibahas dalam Diskusi Tangerang Raya (DTR) Dwi Mingguan yang digagas oleh Kajian Politik Nasional (KPN), Visi Nusantara, Perekat Demokrasi pada Jumat 10 November 2023 di Loteng Cafe, Kota Tangerang.

Dalam diskusi tersebut, para pembicara menyoroti berbagai permasalahan yang terkait dengan pengelolaan sampah di Tangerang Raya.

Salah satu masalah yang disoroti adalah belum adanya grand design jangka panjang dalam mengatasi sampah.

Baca Juga: Mendikbudristek Nadiem Makarim Sebut SJI Program Jurnalistik yang Sangat Baik

Pemerintah Daerah Kurang Mampu

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tangerang Budi Khumaedi mengakui bahwa pengelolaan sampah di wilayahnya masih konvensional. Namun, pihaknya terus berupaya memberikan pelayanan yang terbaik.

Baru-baru ini, Pemkab Tangerang telah membentuk Bank Sampah Induk (BSI) berskala kabupaten yang diharapkan dapat mereduksi sampah yang ada di Kabupaten Tangerang.

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Dadang Basuki mengatakan bahwa pihaknya mencoba mengadopsi beberapa teknologi untuk mengurangi jumlah sampah yang harus dibuang ke tempat pembuangan akhir atau TPA.

Beberapa teknologi yang diterapkan antara lain Rumah Olah Sampah Organik (ROSO) dengan metode intermediate treatment facility (ITF), memanfaatkan maggot, serta peran aktif masyarakat dengan pengelolaan Bank Sampah.

Baca Juga: Kementerian PUPR Mulai Bangun Jalan Tol Akses Patimban

Mafia Transporter Sampah

Aktivis lingkungan hidup Tatang Sago menyoroti tentang Kontrak Kerjasama pengiriman sampah dari Kota Tangerang Selatan ke Kabupaten Lebak karena TPA Cipeucang sudah over load.

Dalam kebijakan itu, Tatang Sago justru menyoroti tentang jasa pengangkutan sampah yang cukup membebani APBD.

Halaman:

Tags

Terkini