Kota Tangerang, bidiktangsel.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menjadi lokus pelatihan kepemimpinan nasional untuk belajar tentang strategi pengentasan kemiskinan.
Hal ini dikarenakan Pemkot Tangerang berhasil menekan angka kemiskinan ekstrem dari 1,61% menjadi 0,75% di tahun 2022.
Wali Kota Tangerang, Arief R. Wismansyah, menerima langsung kunjungan 30 peserta pelatihan kepemimpinan nasional yang merupakan pejabat tinggi pratama dari berbagai daerah di Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Arief menjelaskan berbagai program yang dilakukan Pemkot Tangerang dalam pengentasan kemiskinan.
Baca Juga: Wali Kota Tangerang Ajak Seluruh Pihak Bersinergi Tangani Kondisi Kota
"Pengentasan kemiskinan tidak dapat dilakukan hanya dengan mengandalkan satu instansi saja, namun perlu campur tangan banyak OPD melalui program yang bisa dilakukan di setiap OPD," terang Arief.
Di Kota Tangerang, pengentasan kemiskinan dilakukan dengan intervensi Pemkot Tangerang mulai dari bidang pendidikan, perbaikan tempat tinggal, hingga memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat.
"Diawali dengan perbaikan tempat tinggal melalui program bedah rumah, sejak 2014 hingga 2023 sebanyak 8.182 rumah tidak layak huni sudah dibedah. Lalu Bidang Pendidikan, Pemkot Tangerang menggratiskan biaya pendidikan di 146 SD dan SMP swasta," beber Arief.
Baca Juga: Pj Bupati Tangerang Terima Kunjungan Peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional
Tak berhenti di situ, Arief juga memaparkan program perluasan kesempatan kerja bagi masyarakat melalui program bursa kerja yang rutin diselenggarakan, baik yang secara daring maupun tatap muka.
"Kita tambah pelatihan jemput bola kepada masyarakat secara mobile melalui program mobil Pelatihan Praktek Kerja (Si Praja)," jelasnya.
Kepala BPSDMD Provinsi Banten, Untung Saritomo, yang turut hadir dalam acara tersebut menjelaskan sejumlah alasan dipilihnya Kota Tangerang sebagai lokasi fokus pelatihan kepemimpinan nasional.
"Salah satunya keberhasilan dalam menekan angka kemiskinan ekstrem dari 1,61 % menjadi 0,75 % di tahun 2022," tutur Untung.
Baca Juga: Cegah Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak, Kabupaten Tangerang Luncurkan UPTD PPA