Kota Serang, bidiktangsel.com - Pada hari kelima pelaksanaan Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional (FORNAS) VII Tahun 2023 di Jawa Barat, pada Sabtu (8/7/2023) pukul 16.33 WIB, Kontingen Provinsi Banten berada di posisi keempat dalam perolehan medali sementara.
Hingga saat ini, Kontingen Provinsi Banten telah mengumpulkan 110 medali, terdiri dari 39 emas, 32 perak, dan 39 perunggu.
Terjadi perubahan pada posisi empat besar dalam klasemen sementara perolehan medali. DKI Jakarta naik ke posisi dua, menggeser Jawa Timur yang turun ke posisi tiga.
Baca Juga: Optimalkan PAD, Pemprov Banten Menggunakan Metode Intensifikasi dan Ekstensifikasi
Posisi pertama masih diduduki oleh Jawa Barat, sementara Banten berada di posisi empat.
Pada Fornas VII Tahun 2023 di Jawa Barat, Kontingen Provinsi Banten menargetkan posisi lima besar.
Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga Kormi Provinsi Banten, H. Akhmad Jazuli, selaku verifikator perolehan medali kontingen Provinsi Banten, menyatakan bahwa mereka terus mengumpulkan informasi dan melakukan verifikasi terhadap raihan medali Kontingen Provinsi Banten.
Sebagai informasi, Festival Olahraga Rekreasi-Masyarakat Indonesia Tingkat Nasional/FORNAS VII sedang berlangsung di Jawa Barat (2 hingga 9 Juli 2023).
Baca Juga: Pembayaran Gaji Ke 13 2023 di Lingkungan PemKab Tanggamus Lampung Dianggap Lelucon
Acara besar ini telah resmi dibuka oleh Menteri Koordinator Pembangunan dan Kebudayaan (Menko PMK) RI, Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.AP, pada Minggu Malam sebelumnya (02/07/2023) di Stadion Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung.
Acara ini akan ditutup pada Minggu Malam (09/02/2023). (***)
Artikel Terkait
PmKM Unpam, Bimbingan Belajar mengenai Perkembangan Budaya Literasi terhadap Siswa kelas 4 SD Negeri Serua 1
Resmi Membuka Festival Bedug di Situ Parigi, Benyamin Mengajak untuk Melestarikan Budaya
Satpol PP Kabupaten Tangerang Siapkan Personel untuk Kedatangan Jamaah Haji
IKM Pengekspor Sepatu Batik ke Belanda Menghadapi Tantangan Bahan Berkualitas Tinggi
Jaksa Agung Terima Penghargaan 'Tokoh Inspiratif Penegakan Hukum Humanis'