Selain itu, kata Fitri, hal itu juga bertujuan untuk mengajak partisipasi masyarakat luas dan pelajar dapat menjadi agen perubahan yang mampu mengajak orang lain untuk turut serta dalam memerangi korupsi. Sehingga diharapkan dapat terbentuk sebuah gerakan yang lebih besar dan kuat dalam memerangi korupsi.
"Serta dapat menciptakan lingkungan bersih, sehat dan dapat berdampak positif pada lingkungan sekitar dan masyarakat luas," tandasnya.
Kegiatan Focus Group Discussion dan Launching Generasi Pelajar Antikorupsi diikuti oleh sejumlah siswa baik tingkat SMP Sederajat, SMA/SMK sederajat dan sejumlah guru. Kegiatan tersebut dilakukan secara hybrid, baik secara langsung maupun virtual.
Baca Juga: Kondisi Bahan Pokok di Provinsi Banten Cukup Terkendali Dan Stabil
Dalam kegiatan Focus Group Discussion itu juga diisi oleh beberapa narasumber, di antaranya Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK RI, Direktorat Jejaring Pendidikan KPK RI Irrene Vara Lovani, dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten Tabrani serta yang lainnya.
Turut hadir pada kesempatan tersebut, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Banten M Tranggono, Plt Inspektur Provinsi Banten Usman Asshidqi Qahara serta tamu undangan yang lainnya. (***)
Artikel Terkait
Juara Terbaik 1 Pelaporan Data Penyakit Hewan Se-Provinsi Banten
Pemerintah Provinsi Banten Alokasikan Bantuan Keuangan 8 Kabupaten/Kota 125 Miliar
Pemerintah Provinsi Banten Dalam Program Pengendalian Gratifikasi Tahun 2022 Di Peringkat 8
Pengurus Wilayah Muhammadiyah Banten Dapat Hibah Dari Pemerintah Provinsi Banten
Pemerintah Provinsi Banten Mitigasi Risiko, Jadwal Ulang Program Kegiatan 2023