Kasus Rumah Tangga Diduga Libatkan PPPK BGN Banten, Korban Ungkap Kronologi

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Sabtu, 21 Februari 2026 | 20:31 WIB
Ilustrasi Persoalan Rumah Tangga Melibatkan oknum PPPK BGN Banten
Ilustrasi Persoalan Rumah Tangga Melibatkan oknum PPPK BGN Banten

TANGERANG — Kasus dugaan persoalan rumah tangga yang diduga melibatkan seorang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Badan Gizi Nasional (BGN) Banten mulai mencuat ke ruang publik. 

Seorang perempuan berinisial M, yang mengaku sebagai korban, membeberkan kronologi peristiwa tersebut kepada awak media.

Kasus dugaan persoalan rumah tangga yang menyeret nama seorang PPPK BGN Banten, dengan korban mengaku mengalami kerugian secara psikologis akibat janji dan sikap terduga pelaku.

Baca Juga: Viral Dugaan Ketua RT di Banjarnegara Jawa Tengah Diam-diam Merekam Tetangganya Mandi, Anak Korban Sebut Aksinya Sudah Bertahun-tahun

Korban berinisial M dan seorang pria yang disebut-sebut sebagai PPPK di lingkungan BGN Banten. Hingga kini, identitas terduga pelaku belum diungkap secara resmi.

Peristiwa ini disebut terjadi di wilayah Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang, termasuk dalam beberapa interaksi yang berlangsung di Polsek dan Polres setempat.

Kronologi hubungan dan dugaan peristiwa tersebut berlangsung dalam beberapa waktu terakhir sebelum kasus ini mencuat ke publik.

Kasus ini mencuat karena korban menilai adanya ketidaksesuaian antara janji tanggung jawab yang disampaikan terduga pelaku dengan pernyataan lain yang belakangan diketahui korban, termasuk soal keseriusan hubungan dan rencana pernikahan.

Baca Juga: Kasus Meninggalnya Bocah 12 Tahun di Sukabumi, Ayah Kandung NS Sebut Istrinya Pernah Melakukan Tindakan Penganiayaan Setahun Lalu

Dalam keterangannya, M mengungkapkan bahwa terduga pelaku kerap memperkenalkan diri sebagai suaminya di berbagai kesempatan, termasuk saat berada di Polsek maupun Polres. 

Korban juga sempat mempertanyakan status terduga pelaku di lingkungan kerja, khususnya terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten dan Kota Tangerang.

Menurut M, terduga pelaku menyebut dirinya sebagai bagian struktural pusat dan bukan berasal dari yayasan pelaksana MBG. Korban juga menyinggung latar belakang terduga pelaku yang disebut sebagai anggota Komando Cadangan TNI AU.

Yang paling disoroti korban adalah janji tanggung jawab terduga pelaku, tidak hanya kepada dirinya, tetapi juga kepada anaknya. M menyebut terduga pelaku telah beberapa kali bertemu keluarga besarnya dan sempat berbicara langsung dengan sang ibu. 

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X