Serang, bidiktangsel.com – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Banten terus menggencarkan program pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu naik kelas.
Melalui kegiatan Business Development Services (BDS) 2025, DJP Banten mendorong UMKM memperkuat akses permodalan, memanfaatkan teknologi digital, sekaligus meningkatkan pemahaman kewajiban perpajakan.
Baca Juga: Hari Jadi ke-499 Kabupaten Serang, Bupati Ratu Zakiyah Salurkan Ratusan Paket Sembako
Kegiatan yang digelar secara daring itu diikuti 76 pelaku UMKM dari seluruh Provinsi Banten.
Dengan tema “Modal Kuat, Digital Hebat, UMKM Melesat”, acara ini menghadirkan kolaborasi antara Kanwil DJP Banten, KPP Pratama di wilayah Banten, Rumah BUMN Serang, serta PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Cabang Serang.
Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat (P2Humas) Kanwil DJP Banten, melalui Kepala Seksi Bimbingan Penyuluhan dan Pengelolaan Dokumen, Rendy Mahendra Tigana, menegaskan bahwa BDS tidak semata berfokus pada aspek kepatuhan pajak, tetapi juga peningkatan kapasitas usaha.
Baca Juga: Benyamin Davnie Pantau Progres PSEL Tangsel, Tekankan Pembangunan Tepat Waktu
“BDS adalah wujud komitmen DJP dalam mendukung UMKM naik kelas. Kami ingin UMKM tidak hanya patuh pajak, tetapi juga memiliki daya saing, mampu memanfaatkan teknologi digital, dan siap menembus pasar yang lebih luas,” ujarnya.
Dalam sesi pertama, Yudi Guntara, Koordinator Rumah BUMN Serang sekaligus pegawai BRI, memaparkan strategi penguatan UMKM melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR), layanan perbankan digital, pemanfaatan QRIS, hingga pemberdayaan berbasis digital.
Sesi kedua diisi oleh Yudho Risnanto, Fungsional Penyuluh Pajak Ahli Pertama Kanwil DJP Banten, yang menekankan pentingnya kesadaran dan kepatuhan pajak bagi keberlanjutan bisnis UMKM.
Baca Juga: Cs-137 Tercemar di Kawasan Industri Cikande, Ekspor Nasional Terancam Dibekukan
Acara dipandu Radityo Utomo, Penyuluh Pajak Ahli Pertama Kanwil DJP Banten, dan berlangsung interaktif dengan antusiasme peserta yang tinggi. Banyak pelaku UMKM aktif bertanya baik secara langsung maupun melalui fitur chat.
DJP Banten berharap, melalui kolaborasi ini, UMKM di Banten tidak hanya bertahan di tengah persaingan, tetapi juga mampu melesat, naik kelas, dan menjadi motor penggerak perekonomian daerah.
(***)
Artikel Terkait
Telisik Geliat Tutup Celah Distribusi MBG, dari Insentif Rp100 Ribu ke Guru hingga Peran Pendamping Keluarga
Walikota Tangsel Berlindung di Balik LHP BPK, Padahal Audit Hanya Sampling
DCKTR Rampung Bangun Kantor Kelurahan Sawah Baru Ciputat
PWI Tangsel Kubu Edy Riyadi Minta Ongkos ke Surakarta, PWI Pusat Tegur Keras
Perumda Tirta Albantani Salurkan Bantuan Toren Tangki Air Bersih, Warga Kibin Bahagia