“Dugaan kuat korban terpeleset saat hendak ke kamar mandi dan akhirnya tercebur ke kali,” terang Hikmah. CCTV yang terpasang di area belakang pabrik menunjukkan pergerakan terakhir korban sebelum akhirnya dinyatakan hilang.
Jasad korban pertama kali ditemukan oleh Hatim (41), warga setempat yang sedang berada di kebun pisang miliknya di sekitar aliran kali.
“Pas saya lihat ada yang mengapung, saya kira boneka. Tapi pas saya dekati ternyata manusia. Langsung saya panggil ketua RT,” ujar Hatim.
Setelah dipastikan bahwa itu memang jasad manusia, warga segera melapor ke Polsek Ciledug. Tim dari kepolisian kemudian mengevakuasi jasad Abdul Rohman dan membawanya ke RSUD Tangerang guna pemeriksaan lebih lanjut.
Kejadian ini menambah daftar panjang kasus orang tenggelam akibat terpeleset di area yang rawan. Pihak Polsek Ciledug mengimbau warga dan para pemilik usaha di sekitar aliran kali untuk lebih memperhatikan aspek keselamatan, terutama area yang berdekatan langsung dengan sungai atau saluran air terbuka.
Baca Juga: Wali Kota Tangsel Tekankan Profesionalisme dan Kepercayaan Publik dalam Seleksi Direksi PITS
“Pastikan area kamar mandi memiliki pembatas dan sistem keamanan yang baik. Terlebih saat musim hujan, licin sangat rawan,” ujar salah satu petugas di lapangan.
Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan rekan kerja korban. Abdul Rohman dikenal sebagai sosok pekerja keras dan bertanggung jawab di lingkungan pabrik. Jenazahnya telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. (***)
Artikel Terkait
Bocah 9 Tahun Tenggelam di Danau Galian Legok, Ditemukan Meninggal Setelah Pencarian Intensif
Setelah 6 Bulan Terhenti, Bantuan Beras Kembali Disalurkan: 18 Ribu Keluarga di Tangsel Terima 20 Kg dari Bulog
Langgar Jam Operasional, Wakil Wali Kota Pilar Tindak Tegas Truk Tonase Besar yang Masih Melintas di Tangsel
Wabup Najib Hamas Bangun Komitmen Bersama Stop Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak
Gubernur Banten Andra Soni: Perkuat Komunikasi dan Kerja Kolektif