“Kita terus dorong agar PAD bisa meningkat, karena itu akan menjadi sumber pembiayaan untuk membiayai berbagai program prioritas, termasuk pelayanan publik,” ungkapnya.
Pemerintah Provinsi Banten juga berkomitmen untuk membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah kabupaten/kota, dunia usaha, dan masyarakat sipil.
Perencanaan program tidak hanya berorientasi pada serapan anggaran, tetapi juga efektivitas serta dampaknya terhadap kehidupan masyarakat.
“Kita ingin pastikan setiap rupiah yang dibelanjakan punya manfaat besar. Karenanya, penyusunan program dilakukan secara transparan dan berdasarkan data yang akurat,” jelas Andra Soni.
Dengan mengusung program untuk pelayanan terbaik kepada masyarakat, Pemprov Banten di bawah kepemimpinan Gubernur Andra Soni ingin membangun tata kelola pemerintahan yang responsif, efisien, dan berkeadilan.
Pelayanan publik bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan hak warga negara yang harus dipenuhi secara optimal.
(***)
Artikel Terkait
Haji Kabupaten Serang Kloter 37 Diberangkatkan: 393 Jamaah Siap Tunaikan Rukun Islam Kelima
Forwat Gelar Aksi di Depan Pemkot Tangsel: Desak Penegakan Hukum atas Intimidasi Wartawan oleh Oknum Satpol PP
Staf Khusus Wali Kota Tangsel Tegaskan Komitmen Pemerintah untuk Menindaklanjuti Laporan dan Menjaga Kemitraan Sehat dengan Media
Merawat Iklim Dunia Usaha di Banten: Antara Harapan Investor dan Peran Pemerintah Daerah
Mengungkap Skema Mafia Properti Senilai $85 Juta di Indonesia