Dalam suasana yang kental dengan nilai kebudayaan lokal, seluruh peserta upacara mengenakan pakaian adat—perempuan mengenakan baju daerah, sementara laki-laki memakai pakaian hitam khas Silat Kaserangan.
Acara juga diwarnai dengan penyerahan simbolis penghargaan kepada para guru yang telah mengabdi selama 10 hingga 20 tahun, sebagai bentuk apresiasi terhadap dedikasi mereka.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Asda I Haryadi, didampingi oleh Kepala Dindikbud Asep Nugraha Jaya dan Sekretaris Dindikbud Eeng Kosasih.
Momentum Hardiknas 2025 ini menjadi pengingat bahwa transformasi pendidikan bukan hanya tugas lembaga pendidikan, melainkan kerja besar yang memerlukan partisipasi aktif dari semua elemen bangsa.
Kabupaten Serang berkomitmen untuk terus memperkuat sistem pendidikan inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan demi mencetak generasi penerus yang siap menghadapi tantangan global.
(***)