Seba Baduy 2025: Warisan Budaya yang Menginspirasi Keteladanan dalam Menjaga Alam dan Adat

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Sabtu, 3 Mei 2025 | 21:26 WIB

Baca Juga: Pemkab Pandeglang Tanggap Cepat Perbaiki Jalan Berlubang di Pertigaan Tenjolaya Meski Dalam Masa Efisiensi Anggaran

Dalam prosesi Seba, terlihat kontras yang mencolok antara pakaian adat Baduy Dalam yang serba putih sebagai simbol kesucian dan ketaatan terhadap adat, dan Baduy Luar yang mengenakan pakaian hitam sebagai simbol keterbukaan mereka terhadap dunia luar, namun tetap menjaga akar budaya.

“Saat salah satu dari mereka berbicara, yang lain hening mendengarkan. Tidak ada suara, tidak ada interupsi. Itu adalah bentuk disiplin dan rasa hormat yang luar biasa,” kata Andra Soni mengapresiasi sikap warga Baduy.

Keberlangsungan Seba Baduy menjadi penanda bahwa di tengah arus modernisasi dan urbanisasi yang cepat, masih ada masyarakat yang konsisten menjaga kelestarian lingkungan dan nilai-nilai kultural yang diwariskan leluhur.

Baca Juga: Seba Baduy 2025: Simbol Harmoni Alam dan Budaya, 1.769 Warga Baduy Sambangi Pendopo Lebak

Hal ini, menurut Gubernur Banten, patut dijadikan contoh oleh masyarakat luas.

Pemprov Banten juga berkomitmen untuk terus mendukung pelestarian budaya Baduy dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat adat tanpa mengganggu prinsip hidup mereka yang menghindari intervensi berlebihan dari luar.

Tradisi Seba Baduy 2025 ini tidak hanya menjadi sorotan budaya tahunan, tetapi juga panggilan spiritual dan moral tentang pentingnya keselarasan antara manusia dan alam, antara kebijakan dan kearifan lokal. (***)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X