Kota Serang, bidiktangsel.com – Gubernur Banten Andra Soni melakukan kunjungan kerja ke Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPB) Banten di Jalan Abdul Fatah Hasan No. 33, Ciceri, Kota Serang, Selasa (11/3/2025).
Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah dan lembaga vertikal dalam rangka optimalisasi pendapatan daerah.
Baca Juga: Sekolah di Tangsel Dilaporkan Lakukan Pungli ke Siswa, Pemkot Bertindak Tegas
Fokus Optimalisasi Pendapatan Daerah
Dalam pertemuan tersebut, Andra Soni menekankan pentingnya inovasi dalam meningkatkan pendapatan daerah guna mendukung berbagai program pembangunan di Banten.
"Kita memiliki banyak rencana pembangunan, namun tanpa sumber pendapatan baru, realisasinya akan sulit," ujar Andra Soni.
Salah satu langkah strategis yang dibahas adalah identifikasi potensi sektor pajak yang selama ini belum sepenuhnya masuk ke kas daerah.
Baca Juga: Dugaan Korupsi di Dinas LH Tangsel: LBH Keadilan Desak Kejati Banten Bertindak Cepat
Menurutnya, ada ratusan perusahaan besar yang beroperasi di Banten, tetapi tidak semua item pajaknya masuk ke pendapatan daerah.
Oleh karena itu, koordinasi dengan Kanwil DJPB menjadi krusial untuk memastikan optimalisasi penerimaan pajak daerah.
"Ada beberapa gagasan yang akan kita tindak lanjuti agar pendapatan daerah dapat ditingkatkan secara optimal," tambahnya.
Baca Juga: Gubernur Banten Andra Soni Fokus Efisiensi Anggaran Demi Pembangunan Masyarakat
Peningkatan Kualitas SDM dan Pendidikan Gratis
Selain fokus pada pendapatan daerah, Andra Soni juga menyoroti rencana peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Banten.
Artikel Terkait
Skandal Minyakita: Takaran Tidak Sesuai, DPR Desak Pemerintah Bertindak Tegas
Wagub Banten Bagikan Ratusan Paket Bantuan dalam Safari Ramadan 1446 H di Pandeglang
Penyaluran Zakat dalam Safari Ramadan Bupati Serang Murni Kegiatan Sosial, Bukan Politik
Penyebab Banjir di Bekasi: Bibir Sungai Sudah Bersertifikat, Alih Fungsi Bantaran Sungai Jadi Pemukiman
Normalisasi Sungai Bekasi Terhambat Sertifikasi Lahan, Gubernur Jabar Soroti Masalah Kepemilikan