Kota Serang, bidiktangsel.com - Penjabat (Pj) Gubernur Banten A Damenta menegaskan, pembongkaran Pagar Bambu di perairan laut Kabupaten Tangerang adalah perintah Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
Para nelayan juga diseru kalau ada apa-apa untuk tidak bertindak sendiri, harus melapor ke pihak berwajib.
Hal itu diungkap A Damenta saat melakukan konferensi pers di atas Kapal Lanal Banten KAL ANYER 1-36-4 di perairan sekitar Pulau Cangkir, Kronjo, Kabupaten Tangerang, Rabu (22/1/2025).
Baca Juga: Pemprov Banten Komitmen Terapkan Merit Sistem Pada Manajemen ASN
Turut mendampingi: Penjabat (Pj) Bupati Tangerang Andi Oni Prihartono
Komandan Pangkalan Angkatan Laut Banten Kolonel Laut (P) Arif Rahman
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Banten Eli Susiyanti, Ombudsman Provinsi Banten Fadli Afriadi, serta pengurus Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Provinsi Banten.
Dikatakan, pembongkaran pagar laut melibatkan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) plus dan stakeholder terkait.
“Untuk melaksanakan Pembongkaran Pagar Laut sebagaimana diinstruksikan oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto dan kemarin oleh Bapak Menteri KKP,” ucapnya.
Baca Juga: Pengukuhan 704 Relawan Pajak Untuk Negeri Tahun 2025 di Kanwil DJP Banten
Masih menurut A Damenta, pembongkaran pagar laut melibatkan 223 kapal nelayan serta sekitar 1200 orang.
Dalam kesempatan itu, A Damenta juga sempat berdialog dengan para nelayan meski antar kapal yang berdekatan.
Baca Juga: PWI Riau Kirim Delegasi ke HPN 2025 di Banjarmasin, Siapkan Berbagai Agenda Penting
“Apakah bahagia?” tanyanya.
Para nelayan serempak menjawab bahagia atas pembongkaran pagar laut.
“Sehat?” tanya A Damenta lagi.
Artikel Terkait
Komisi IV DPR RI Desak Pemerintah Ungkap Pihak di Balik Pembangunan Pagar Laut
Presiden Prabowo Subianto Klaim Penurunan Biaya Haji 2025 Pertama dalam Sejarah Republik
Kunjungan Panitia PWI Pusat HPN 2025 ke Sesjen Wantannas RI, Jalin Kerja Sama dan Perkuat Sinergi
Provinsi Banten Bakal Jadi Tuan Rumah Peluncuran Gerakan Lansia Berdaya
Perebutkan Hadiah Rp15 Juta, Semua Peserta HPN 2025 Jadi Peserta Lomba Baca Puisi