PMI Kabupaten Serang Berhasil Penuhi Kebutuhan Darah, Bupati Tatu Chasanah Apresiasi Kinerja UDD

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Minggu, 19 Januari 2025 | 20:32 WIB

Kabupaten Serang, bidiktangsel.com - Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia (UDD PMI) Kabupaten Serang terus menunjukkan dedikasinya dalam memenuhi kebutuhan darah masyarakat.

Dengan capaian hingga 18 ribu kantong darah per tahun atau sekitar 2 ribu kantong darah setiap bulan, kinerja ini mendapatkan apresiasi dari Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah.

Baca Juga: Program Makan Bergizi Gratis Butuh Tambahan Anggaran Rp100 Triliun, Presiden Prabowo Berkomitmen Percepat Realisasi

“Saya mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada Pengurus PMI Kabupaten Serang yang diketuai Pak Fahmi Hakim, serta UDD PMI Kabupaten Serang, yang telah memenuhi kebutuhan darah di wilayah ini,” ujar Tatu usai membuka Musyawarah Kerja PMI Kabupaten Serang Tahun 2025 di Aula Tb. Suwandi, Jumat (17/1/2025).

Tatu juga menegaskan bahwa PMI merupakan mitra strategis Pemerintah Kabupaten Serang.

“Undang-undang telah memberikan mandat kepada PMI untuk melayani kebutuhan darah dan menanggulangi bencana. Tugas ini dijalankan dengan sangat baik,” tambahnya.

Baca Juga: Grand Opening Kantor Notaris dan PPAT ANAH, S.H., M.Kn.: Wujud Semangat Baru Pelayanan Hukum

Sebagai Ketua PMI Provinsi Banten, Tatu mengapresiasi sinergi PMI dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya dalam penanganan bencana.

"PMI memiliki relawan yang telah dilatih sesuai standar internasional, sehingga mampu merespons dengan cepat setiap kejadian darurat," jelasnya.

Musyawarah kerja ini, menurut Tatu, menjadi momentum strategis untuk mengevaluasi program yang telah dilaksanakan serta merencanakan langkah ke depan.

Baca Juga: Percepatan Program Makan Bergizi Gratis: Kementerian Desa Siapkan Dana Rp20 Triliun

“Evaluasi ini penting agar program unggulan PMI dapat direalisasikan dengan baik dan tetap realistis,” ungkapnya.

Ketua PMI Kabupaten Serang, Fahmi Hakim, mengungkapkan bahwa pihaknya tengah melakukan inovasi dengan mengintegrasikan digitalisasi dalam pelayanan darah.

Hal ini mencakup informasi, perencanaan, hingga distribusi darah, termasuk ke puskesmas yang membutuhkan layanan darurat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X