Pemprov Banten Tingkatkan Operasi Pasar dan Bangun Ekosistem Farming Industri

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Senin, 13 Januari 2025 | 13:24 WIB
Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi bersama Plt Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Irjen Tomsi Tohir,
Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi bersama Plt Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Irjen Tomsi Tohir,

Kota Serang, bidiktangsel.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten berencana mengintensifkan Operasi Pasar (OP) di berbagai wilayah untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.

Langkah ini diambil sebagai respons atas fluktuasi harga sejumlah komoditas pangan, yang mulai terasa menjelang bulan suci Ramadan.

Baca Juga: Kluivert: Pemain Lokal Jadi ‘Jantung’ Timnas Garuda

Penjabat (Pj) Gubernur Banten, A Damenta, mengungkapkan bahwa kenaikan harga terjadi pada beberapa komoditas penting, seperti cabai merah, cabai rawit, bawang merah, bawang putih, beras, dan minyak goreng.

"Kami akan memperbanyak Operasi Pasar untuk memastikan harga tetap terkendali, terutama saat memasuki Ramadan," ujar A Damenta dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi bersama Plt Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Irjen Tomsi Tohir, Senin (13/1/2025), di Pendopo Gubernur Banten, KP3B Curug, Kota Serang.

Baca Juga: Dear Kluivert: Tekanan Warganet Sebagai Dukungan, Kisah Shin Tae-yong dan Harapan Baru Timnas Indonesia

Fokus pada Ekosistem Farming Industri

Selain langkah stabilisasi harga, Pemprov Banten juga berkomitmen membangun ekosistem Farming Industri. Inisiatif ini mencakup sektor peternakan, perikanan, pertanian, dan perkebunan yang terintegrasi dengan fasilitas pengolahan hasil produksi.

Program ini bertujuan mendukung pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Banten.

"Lahan yang kita miliki akan dioptimalkan untuk mencapai kemandirian dalam pemenuhan kebutuhan pangan," jelas A Damenta.

Baca Juga: Patrick Kluivert: Harapan Baru Garuda, Peluang dan Tantangan di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Ia menambahkan bahwa ekosistem Farming Industri tidak hanya bermanfaat dalam menjaga inflasi dan mendukung program MBG, tetapi juga berdampak positif pada sektor ketenagakerjaan.

"Program ini akan menyerap banyak tenaga kerja, sehingga dapat menurunkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Banten," imbuhnya.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X