Pilkada Serentak 2024: Kesempatan Emas untuk Banten

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Rabu, 26 Juni 2024 | 09:42 WIB
Pilkada serentak 2024 (Ist)
Pilkada serentak 2024 (Ist)

Opini, bidiktangsel.com - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 akan segera dihelat. Momen ini menjadi kesempatan berharga bagi masyarakat Provinsi Banten untuk memilih pemimpin yang siap melayani rakyat.

Seperti yang dikemukakan oleh Yakub F. Ismail, masyarakat perlu sejenak melupakan hiruk pikuk kota dan desa untuk fokus pada kondisi daerah yang membutuhkan perhatian serius.

Banten, meskipun tidak memiliki kekayaan sumber daya mineral seperti tambang dan migas, memiliki potensi besar untuk maju. Sebagai salah satu daerah penghasil komoditas pertanian terbesar, Banten telah lama dikenal sebagai penyumbang hasil pertanian yang signifikan.

Baca Juga: KPU Tangsel Gelar Apel Coklit Serentak Menyongsong Pilkada 2024

Lokasinya yang strategis dekat dengan Jabodetabek juga mendorong pertumbuhan ekonomi yang pesat dalam beberapa dekade terakhir.

Namun, Banten masih dihadapkan pada berbagai permasalahan, terutama dalam ketenagakerjaan. Berdasarkan data Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Februari 2024, jumlah angkatan kerja di Banten mencapai 6,05 juta, namun turun 53,63 ribu dibandingkan Februari 2023.

Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) juga mengalami penurunan sebesar 1,00 persen poin.

Penduduk yang bekerja sebanyak 5,63 juta orang, naik 8,03 ribu dari Februari 2023, dengan lapangan usaha terbesar adalah sektor pendidikan.

Namun, hanya 2,83 juta orang (50,27 persen) yang bekerja di sektor formal, turun 3,27 persen poin dibanding Februari 2023. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Februari 2024 adalah 7,02 persen, turun 0,95 persen poin dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca Juga: KPU Serang Luncurkan Maskot dan Jingle Pilkada 2024, Targetkan 70 Persen Partisipasi Pemilih

Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan bahwa tingkat pengangguran terbuka di Banten adalah yang tertinggi di Indonesia.

Kepala BPS Banten, Faizal Anwar, menyebut bahwa Banten memiliki 6,05 juta angkatan kerja, dengan 5,63 juta di antaranya bekerja dan sisanya, atau 7,02 persen, menganggur.

Meskipun terjadi penurunan angka pengangguran sebesar 0,95 persen atau 61.000 orang dibandingkan Februari 2023, penyerapan tenaga kerja masih menjadi tantangan utama.

Lima provinsi dengan angka pengangguran tertinggi pada Februari 2024 adalah Banten (7,02 persen), Kepulauan Riau (6,94 persen), Jawa Barat (6,91 persen), Jakarta (6,03 persen), dan Papua Barat Daya (6,02 persen).

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Radi Iswan

Sumber: opini

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X