Hari Keluarga Nasional: Memperkuat Ketahanan dan Kedaulatan Keluarga untuk Indonesia Emas 2045

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Sabtu, 22 Juni 2024 | 23:02 WIB
Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-31 di Kota Cilegon.
Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-31 di Kota Cilegon.

Cilegon, bidiktangsel.com - Penjabat (Pj) Gubernur Banten, Al Muktabar, menekankan pentingnya keluarga sebagai landasan kehidupan sehari-hari dan kunci mewujudkan ketahanan nasional.

Dalam peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-31 di Kota Cilegon, Sabtu (22/6/2024), Al Muktabar menyampaikan bahwa keluarga menjadi basis dari segala aktivitas dan peradaban bangsa.

"Keluarga adalah inti dari kehidupan bermasyarakat. Oleh karena itu, kita harus memperkuat ketahanan dan kedaulatan keluarga untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045," jelas Al Muktabar.

Baca Juga: Al Muktabar Harapkan Media Hadirkan Informasi yang Lebih Luas dan Membangun Kebersamaan

Lebih lanjut, Al Muktabar menjelaskan bahwa keluarga yang berkualitas merupakan pondasi bagi generasi penerus bangsa. Keluarga yang mandiri secara ekonomi, sosial budaya, dan agama akan melahirkan anak-anak yang tangguh dan berkarakter mulia.

Deputi Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi BKKBN, Wahidin, dalam kesempatan yang sama, menyampaikan bahwa tema Harganas ke-31 tahun 2024 adalah "Keluarga Berkualitas Menuju Indonesia Emas 2045".

"Untuk mencapai cita-cita Indonesia Emas, kita harus fokus pada peningkatan kualitas keluarga. Salah satunya dengan memastikan semua anak terlahir bebas stunting," ujar Wahidin.

Penanganan stunting, menurut Wahidin, sangatlah penting karena berdampak jangka panjang bagi masa depan bangsa.

Oleh karena itu, upaya pencegahan dan penanggulangan stunting harus dilakukan secara bersama-sama oleh semua pihak.

Baca Juga: Virgojanti Berikan Penghargaan Paritrana Award 2024 di Banten

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Banten, Rusman Effendi, menambahkan bahwa pembangunan keluarga menjadi kunci dalam mencetak generasi penerus bangsa yang berkualitas.

Keluarga memiliki delapan fungsi strategis, yaitu Fungsi Keagamaan, Fungsi Sosial Budaya, Fungsi Cinta Kasih, Fungsi Perlindungan, Fungsi Reproduksi, Fungsi Sosialisasi dan Pendidikan, Fungsi Ekonomi dan Fungsi Pembinaan Lingkungan.

"Dengan menjalankan delapan fungsi strategis ini dengan baik, keluarga dapat menjadi benteng kokoh dalam menghadapi berbagai tantangan dan mewujudkan Indonesia Emas 2045," pungkas Rusman Effendi.

Pemerintah terus berupaya meningkatkan kualitas keluarga melalui berbagai program dan kebijakan. Di antaranya adalah:

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Radi Iswan

Sumber: Pemprov Banten

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X