Serang, bidiktangsel.com - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) terus berupaya meningkatkan upaya pencegahan dan pengendalian penyakit kusta di Indonesia. Hal ini disampaikan oleh Ketua Tim NTD Kemenkes RI, dr. Regina T. Sidjabat, dalam acara sosialisasi di Serang.
Dr. Regina menjelaskan bahwa jenis kegiatan program P2P (Penyakit Menular dan Tidak Menular) di Indonesia meliputi Imunisasi/vaksinasi, Program TB Paru, Kusta, ISPA, Diare, DBD, Rabies, HIV/AIDS, Kecacingan, Posbindu dan Surveilans epidemiologi.
Baca Juga: Pj Wali Kota Serang Berikan Obat dan Lakukan Skrining Kusta di Kampung Peranan
Meskipun kusta merupakan penyakit menular, proses penularannya terbilang cukup lama, yaitu bisa sampai 5 tahun.
Oleh karena itu, dr. Regina menekankan pentingnya edukasi dan sosialisasi untuk menghilangkan stigma negatif dan diskriminasi terhadap pengidap kusta.
Ia juga menghimbau agar pasien kusta rajin meminum obat sesuai anjuran dokter, dengan lama pengobatan 6-12 bulan tergantung jenis kusta yang diidap.
Kusta dapat ditangani di puskesmas karena obatnya didistribusikan dari pusat ke provinsi dan kabupaten/kota.
Dr. Regina juga menekankan pentingnya pemeriksaan kusta secara berkala di lingkungan keluarga dan komunitas untuk mendeteksi kasus aktif sedini mungkin.
Baca Juga: Pj Wali Kota Tangerang Tetap Tekad Tingkatkan Kualitas RSUD
Anggota Tim NTD Kemenkes RI, dr. Ridwan M., menambahkan bahwa masyarakat yang mengidap kusta harus segera mencari pengobatan dan tidak perlu menunggu sampai ditemukan oleh orang lain.
Ia menegaskan bahwa kusta dapat disembuhkan dengan obat dan stigma terhadap penyakit ini harus dihilangkan.
Dr. Ridwan juga menjelaskan bahwa dalam proses penyembuhan kusta, pasien mungkin mengalami reaksi seperti kulit menjadi hitam dan kesulitan buang air kecil.
Namun, hal ini merupakan bagian dari proses pengobatan dan pasien harus tetap minum obat sesuai anjuran.
Kusta adalah penyakit yang dapat disembuhkan dengan pengobatan yang tepat.
Artikel Terkait
Tim Voli Indoor Kabupaten Tangerang Siap Berlaga di POPDA XI Banten
Kabupaten Tangerang Raih Digiwara Award 2024: Bukti Kemajuan Transaksi Nontunai Digital
Sop Mak Garang: Sajian Sop Iga Pedas Beremah yang Menggugah Selera di Tangerang
GOR Nambo Jaya: Kebanggaan Kota Tangerang dalam Memicu Semangat Juara Atlet Muda
Kota Tangerang Promosikan Produk UMKM di ICE 2024