Serang, bidiktangsel.com - Menjelang Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriyah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang bergerak cepat untuk mengendalikan harga pangan dan mencegah inflasi di wilayahnya.
Upaya ini dilakukan melalui berbagai langkah strategis, termasuk memperkuat koordinasi antar instansi terkait, memantau harga dan stok bahan pokok, serta melaksanakan operasi pasar murah.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang, Nanang Supriatna, menegaskan komitmen Pemkab Serang dalam menjaga stabilitas harga pangan dan mencegah inflasi.
Baca Juga: Rakerkesda Banten 2024: Bukti Komitmen Meningkatkan Pelayanan Kesehatan
Hal ini disampaikan dalam Rapat Teknis Peningkatan Kapasitas Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Serang yang digelar pada Kamis (30/5/2024).
Nanang menjelaskan bahwa meskipun saat ini harga pangan masih stabil, Pemkab Serang terus melakukan antisipasi menjelang Idul Adha.
Salah satu langkahnya adalah dengan memantau stok pangan dan memastikan pasokan bahan pokok tercukupi.
"Kita pertahankan lumbung padi sehingga kita bisa stabil di komunitas padi atau beras. Tapi di komunitas lain seperti misalnya sayuran, cabai, bawang telur di Kabupaten Serang banyak ternak petelur yang juga bisa menyumbang untuk daerah lain," terang Nanang.
Lebih lanjut, Nanang menekankan pentingnya sinergitas dan koordinasi antar instansi terkait dalam upaya pengendalian inflasi.
Baca Juga: Pandeglang Gelontorkan Bantuan Traktor Roda Dua untuk Tingkatkan Produksi Pertanian
Hal ini sejalan dengan tujuan rapat teknis yang dilaksanakan, yaitu memperkuat kapasitas TPID Kabupaten Serang.
"Rapat Teknis Peningkatan Kapasitas TPID ini dilakukan dalam rangka memperkuat sinergitas dan koordinasi antara OPD dan lembaga terkait dalam rangka pengendalian inflasi daerah khususnya Kabupaten Serang," ujar Febrian Ripera, Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian dan SDA Setda Kabupaten Serang.
Febrian juga menjelaskan bahwa TPID memiliki peran penting dalam merumuskan strategi dan kebijakan pengendalian inflasi di daerah.
TPID diimbau untuk memanfaatkan berbagai sumber daya yang tersedia, termasuk dana transfer umum (DTU) untuk mendukung program-program pengendalian inflasi.
Artikel Terkait
Kinerja APBN Provinsi Banten Triwulan I 2024: Pertumbuhan Positif di Tengah Pemulihan Ekonomi
Penerimaan Pajak Provinsi Banten Tumbuh Positif di Triwulan I 2024
Penerimaan Kepabeanan dan Cukai Banten Tumbuh Positif di Triwulan I 2024
Pengelolaan Aset Negara di Banten Tunjukkan Kinerja Positif di Triwulan I 2024
Satpol PP Kabupaten Tangerang Amankan 102 Botol Miras dari Depot Jamu Nakal