Jakarta, bidiktangsel.com – Penjabat (Pj) Gubernur Banten, Al Muktabar, menyatakan dukungan penuh Pemerintah Daerah (Pemda) Banten terhadap agenda-agenda yang memajukan kawasan, termasuk rencana pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bumi Serpong Damai (BSD) di Kabupaten Tangerang.
"Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) BSD harus memberikan nilai lebih bagi daerah dan Indonesia," ungkap Al Muktabar usai menghadiri Rapat Usulan Pembentukan KEK BSD di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Jl Lapangan Banteng Timur, Jakarta, Kamis (2/5/2024).
Baca Juga: KPK dan Pemkab Serang Gelar Bimtek Keluarga Berintegritas: Cegah Korupsi Dimulai dari Rumah
Al Muktabar menjelaskan bahwa KEK BSD akan fokus pada beberapa bidang, seperti pendidikan, kesehatan, dan pengembangan usaha kecil dan menengah (UKM).
"Pemerintah daerah mendukung penuh agenda-agenda yang memajukan kawasan," tegasnya.
Lebih lanjut, Al Muktabar menekankan bahwa dalam proses operasionalisasi KEK BSD, akses masyarakat sekitar kawasan perlu menjadi pertimbangan utama.
"Masyarakat Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten harus mendapatkan akses yang memungkinkan untuk mengembangkan daerah kita," ujarnya.
Baca Juga: Kurir Shopee Dikeroyok 8 Orang di Ciputat Timur, Diduga karena Paket Bermasalah
Al Muktabar juga menyambut baik rencana investasi di KEK BSD yang mencakup berbagai bidang, seperti riset, layanan, dan klinik kesehatan.
"Pemprov Banten mengedepankan infrastruktur yang memadai menjadi tujuan dari berbagai daerah, termasuk internasional, karena memiliki Bandara Soekarno-Hatta, jaringan jalan tol yang memadai, serta beberapa kawasan yang masih memungkinkan untuk dikembangkan," pungkasnya. (***)
Artikel Terkait
Perayaan May Day di Tangerang: Semarak Silaturahmi, Sinergi, dan Harapan untuk Kemajuan
Tingkatkan Kompetensi, Wujudkan Pekerja Terampil di Kota Tangerang!
Semarak Hari Buruh di Kota Tangerang: Senam, Bunga Mawar, dan Tuntutan Kesejahteraan
Bambang Noertjahjo: Sinergi Pengusaha dan Buruh Kunci Kemajuan Kota Tangerang Selatan
Uji Potensi Retribusi Parkir di Pasar Lama Serang: Menuju Kemandirian Daerah