Banten Siap Siaga Bencana: Budaya Kesiapsiagaan untuk Masyarakat Tangguh

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Sabtu, 27 April 2024 | 20:46 WIB
Apel Hari Kesiapsiagaan Bencana Provinsi Banten.
Apel Hari Kesiapsiagaan Bencana Provinsi Banten.

Banten, bidiktangsel.com - Penjabat (Pj) Gubernur Banten, Al Muktabar, mengajak semua pihak di provinsi ini untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap bencana.

Hal ini disampaikannya dalam Apel Hari Kesiapsiagaan Bencana Provinsi Banten di Halaman BPBD Provinsi Banten, Jl Syech Nawawi Al Bantani, Banjaragung, Kota Serang, Jumat (26/4/2024).

Al Muktabar menekankan pentingnya menjadikan kesiapsiagaan bencana sebagai budaya yang mengakar di masyarakat.

"Mari kita libatkan sebanyak-banyaknya partisipasi masyarakat dan komponen pentahelix mulai dari komunitas Desa/Kelurahan, Kabupaten/Kota, Provinsi," ujar Al Muktabar melalui sambutan yang dibacakan oleh Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Provinsi Banten Virgojanti.

Baca Juga: Sosialisasi dan Public Hearing Revisi UU Desa di Banten: Mewujudkan Desa Sejahtera dan Indonesia Maju

Dalam sambutannya, Al Muktabar juga menyampaikan amanat Wakil Presiden Republik Indonesia pada Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana (RAKORNAS PB) pada tanggal 24 April 2024 di Bandung Jawa Barat.

Amanat tersebut menekankan pentingnya pengembangan industrialisasi penanggulangan bencana dengan penerapan teknologi dan inovasi, pemetaan risiko bencana yang tepat dan valid, penguatan pelayanan kebencanaan, penerapan kebijakan dan upaya pemulihan pasca bencana, serta penyusunan rencana pembiayaan kegiatan penanggulangan bencana secara integratif dan tidak tumpang tindih.

Pemerintah Provinsi Banten secara rutin dan terencana melaksanakan program kesiapsiagaan bencana melalui BPBD Provinsi Banten.

"Provinsi Banten termasuk wilayah rawan bencana. Dari 15 jenis bencana, hampir semuanya ada di Provinsi Banten," ujar Virgojanti.

Baca Juga: Lampu Terang, Jalanan Aman: Pemkot Tangerang Optimalkan Penerangan Jalan Umum

Kesiapsiagaan masyarakat berbasis komunitas menjadi fokus utama dalam upaya penanggulangan bencana di Banten. "24 jam kita harus siap," tegas Virgojanti.

Dalam penanggulangan bencana, kolaborasi dan koordinasi antar berbagai pihak menjadi kunci utama.

Hal ini dibuktikan dengan kehadiran berbagai elemen pemangku kepentingan penanggulangan bencana dalam Apel Hari Kesiapsiagaan Bencana.

"Menjadi komitmen kita bersama dalam upaya menyelamatkan dan warga masyarakat yang ada di Provinsi Banten," jelas Virgojanti.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X