Oleh karena itu, melalui kegiatan tersebut, para admin Medsos dan wartawan bisa bersinergi dengan baik.
"Medsos merupakan hal baru dan harus bisa mengikuti tren. Karena dibeberapa medsos instansi pemerintahan sudah bagus, hanya ada sedikit ketimpangan, antara bagaimana medsos dan bahan berita itu," kata Agus.
Baca Juga: Kota Tangerang, Duta Remaja Antianemia, Senjata Lawan Stunting
Narasumber lainnya, Mardiana Tirtalaksana Redaktur Eksekutif Satelit News menyampaikan, bagaimana tata cara pembuatan berita dan perbedaan media massa serta media sosial.
"Dalam pembuatan berita harus memperhatikan tiga unsur yaitu judul, lead, dan tubuh berita. Dalam pembuatan judul tidak sembarangan harus memperhatikan 5W+1H yaitu who, what, where, when, why, how," katanya.
Mardiana juga menegaskan, menulis merupakan hal yang sangat menyenangkan.
Menurutnya, dengan menulis dapat belajar untuk menemukan dan menggunakan kata-kata yang tepat menyatukan kedalam kalimat.
Baca Juga: Stunting? Bukan Masalah Lagi di Kadu Agung, Ada Olahan MP ASI
"Tulisan yang baik akan mendatangkan umpan balik yang positif dari editor, pembaca dan lain-lain," ungkapnya.
Wabup Tanto berharap, dengan adanya kegiatan workshop ini, para admin OPD dan Puskesmas dapat meningkatkan kemampuannya dalam mengelola media sosial.
Dengan begitu, literasi digital dapat digunakan untuk meningkatkan pelayanan publik di Kabupaten Pandeglang. (***)
Artikel Terkait
KPU Kota Tangerang Lantik 3.157 KPPS Wilayah Kecamatan Tangerang
Sosialisasi Kebijakan Bidang Perhubungan di Kota Tangerang Dorong Pelajar Menjadi Pelopor Keselamatan Lalu Lintas
Prabowo dan Aburizal Bakrie: Sahabat Sejati yang Tetap Solid
Jokowi Saksikan Serah Terima Pesawat Super Hercules dan Helikopter Modern untuk TNI: Kemandirian Pertahanan Indonesia!
Program Doremifasolasido, Senjata Baru Tangerang Selatan Lawan Stunting Lewat Remaja Putri