Kota Tangerang, bidiktangsel.com - Wakil Wali Kota Tangerang, Sachrudin, meminta para Camat dan Lurah di Kota Tangerang untuk memahami aturan pertanahan dengan baik.
Hal ini bertujuan untuk mencegah kemungkinan terjadinya sengketa aset.
"Saya menginginkan para Camat dan Lurah memahami secara mendalam masalah pertanahan, sehingga jika terjadi konflik atau sengketa, mereka dapat berperan sebagai penengah yang bijak dan memberikan pemahaman kepada masyarakat," ujar Sachrudin saat memberikan arahan dalam kegiatan Diklat Pertanahan yang diikuti oleh 40 Pejabat Struktural di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang.
Baca Juga: Kabupaten Tangerang Berhasil Tekan Angka Stunting 70%, Ini Kuncinya
Acara tersebut berlangsung di Tangerang Super Blok (TSB), Modernland Kota Tangerang, pada hari Senin, 6 November.
Sachrudin juga mengungkapkan bahwa permasalahan terkait pertanahan selalu menjadi isu yang relevan dari waktu ke waktu, termasuk di Kota Tangerang, di mana sering terjadi sengketa tanah dan praktik mafia tanah.
"Sebagai pemerintah, sangat penting bagi kita untuk mengelola, merencanakan, dan mengawasi aset-aset pertanahan di Kota Tangerang dengan profesional. Kami perlu memahami dengan baik teknis dan aturan terkait masalah tanah agar dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat dan mencegah praktik mafia tanah serta sengketa," tambah Sachrudin.
Baca Juga: Aktivis LPKL Nusantara Laporkan Dugaan Korupsi Penataan Situ Cipondoh
Dalam rangkaian acara Diklat Pertanahan yang berlangsung selama tiga hari ke depan, Sachrudin berharap pelatihan ini akan memberikan manfaat yang signifikan dalam mendukung pekerjaan para peserta dan mendukung visi misi pembangunan Kota Tangerang.
"Kami berharap Diklat Pertanahan ini dapat dijadikan momentum untuk meningkatkan kompetensi dalam berbagai aspek terkait pertanahan, termasuk pemahaman hukum, teknik pengukuran, tata ruang, dan manajemen aset," tutup Sachrudin. (***)
Artikel Terkait
Perumda Tirta Benteng Kurangi Produksi Air Bersih Akibat Turunnya Kualitas Air Baku Sungai Cisadane
Pegawai Honorer Resmi Dihapus Jokowi pada Tahun 2024
Satpol PP Kawal Kirab Pemilu 2024 di Kabupaten Tangerang
Ponorogo Jadi Kiblat UMKM Jawa Timur Setelah Birukan Langit Indonesia Stage (BLIS) Bersama Denny Caknan
MKMK Putus Dugaan Pelanggaran Kode Etik Hakim konstitusi