Kabupaten Tangerang, bidiktangsel.com - Pemerintah Kabupaten Tangerang berhasil menekan angka stunting sebesar 70% pada tahun 2023.
Angka stunting di Kabupaten Tangerang turun menjadi 5.200 kasus dengan persentase sebesar 2,7%, dari sebelumnya 16.000 kasus pada tahun 2021.
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Tangerang, dr. Hendra Tarmizi, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras dan sinergitas berbagai pihak.
Baca Juga: Aktivis LPKL Nusantara Laporkan Dugaan Korupsi Penataan Situ Cipondoh
"Kami melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, TNI, Polri, akademisi, hingga masyarakat," kata Hendra dalam keterangannya, Senin (6/11/2023).
Hendra menjelaskan, ada beberapa faktor yang menjadi kunci keberhasilan penurunan angka stunting di Kabupaten Tangerang.
Pertama, adanya komitmen dari pemerintah daerah untuk menurunkan angka stunting.
Kedua, adanya sinergitas dari berbagai pihak. Ketiga, adanya program-program yang tepat sasaran.
Baca Juga: MKMK Putus Dugaan Pelanggaran Kode Etik Hakim konstitusi
"Kami memiliki program-program yang tepat sasaran untuk menangani stunting, seperti pemberian makanan tambahan, edukasi gizi, dan pendampingan keluarga berisiko stunting," kata Hendra.
Hendra mengimbau kepada masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menurunkan angka stunting.
Caranya dengan melaporkan keluarga yang berisiko stunting ke desa atau kelurahan.
"Dengan sinergitas dan komitmen dari semua pihak, kami yakin angka stunting di Kabupaten Tangerang dapat ditekan hingga nol persen," kata Hendra. (***)
Artikel Terkait
Doeta Festival 2023 Sukses Digelar, Panitia dan Pengunjung Puas
Perumda Tirta Benteng Kurangi Produksi Air Bersih Akibat Turunnya Kualitas Air Baku Sungai Cisadane
Pegawai Honorer Resmi Dihapus Jokowi pada Tahun 2024
Satpol PP Kawal Kirab Pemilu 2024 di Kabupaten Tangerang
Ponorogo Jadi Kiblat UMKM Jawa Timur Setelah Birukan Langit Indonesia Stage (BLIS) Bersama Denny Caknan