Lebak, bidiktangsel.com - Wakil Bupati Lebak, Ade Sumardi, mengajak peserta lokakarya penguatan data stunting untuk bekerja ikhlas dan cerdas dalam menangani kasus stunting.
Hal tersebut disampaikan Ade Sumardi saat membuka lokakarya di Hotel Katieuneng, Rangkasbitung, Kamis (26/10/2023).
Dalam sambutannya, Ade Sumardi mengatakan bahwa kasus stunting merupakan permasalahan bangsa yang harus dituntaskan untuk mempersiapkan generasi penerus bangsa yang berkualitas.
Baca Juga: Pemkab Lebak Luncurkan Mal Pelayanan Publik untuk Permudah Akses Layanan Publik
Oleh karena itu, diperlukan kerja keras dan kerja cerdas dari semua pihak untuk menurunkan angka stunting.
"Stunting membutuhkan kerjasama yang kuat antar elemen masyarakat, pemerintah, swasta, akademisi, dan media," kata Ade Sumardi.
Ade Sumardi berharap lokakarya penguatan data stunting ini dapat memberikan pengetahuan baru kepada peserta sehingga peserta dapat menginput data kasus stunting yang valid dan teruji.
Dengan demikian, data yang dihasilkan dapat menjadi data riil yang digunakan pemerintah untuk melakukan upaya penurunan stunting.
Baca Juga: Kasus cacar monyet di Indonesia melonjak karena transmisi lokal
"Saya mengajak peserta untuk mengikuti lokakarya ini dengan serius dan sampai selesai," kata Ade Sumardi.
Lokakarya penguatan data stunting ini dihadiri oleh Direktur SKPD III Dirjen Bina Bangda Kemendagri, LP3ES dan District Fasilitator Usaid Erat Provinsi Banten & Kabupaten Lebak, Satgas Stunting Kab. Lebak, dan Perwakilan Kemenag dan Perwakilan Kabupaten Lebak. (***)
Artikel Terkait
Menkeu: 638 Bale Pakaian Bekas Ilegal Disita, 9 Kontainer Karung Beras dan 51.530 Karpet Disita
Kantah Tangsel Gencar Sosialisasi 7 Layanan Prioritas dan Layanan Akhir Pekan
Indra Gunawan: 7 Layanan Prioritas ATR/BPN, Solusi Mudah dan Cepat Urus Tanah
Debt Collector Nyaris Tarik Motor Lunas, Jurnalis Tangerang Minta Polisi Bertindak
Daerah ini Kampanyekan Stop Boros Pangan