Tangerang, bidiktangsel.com - Kebakaran yang terjadi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing, Kota Tangerang, masih berlangsung hingga Minggu (22/10).
Kondisi hari kedua, Sabtu (21/10), terpantau cukup berat, dikarenakan angin kencang tak henti berhembus sejak siang, dan membuat kepulan asap tebal terus menyelimuti lokasi kejadian.
Petugas gabungan dari Pemkot Tangerang, Pemkot Tangerang Selatan, Pemkab Tangerang, dan Pemprov DKI Jakarta, terus berjibaku memadamkan api.
Baca Juga: Dinkes Kota Tangerang Pantau Kesehatan Warga Terdampak Kebakaran TPA Rawa Kucing
Hingga saat ini, tercatat sebanyak 534 petugas telah dikerahkan, termasuk 24 unit mobil pemadam kebakaran, 22 unit tangki pertamanan, dan 10 alat berat.
Menurut Kepala BPBD Kota Tangerang, Maryono Hasan, kendala terbesar yang dihadapi petugas adalah cuaca dan luasan area yang terbakar.
Selain itu, medan atau pijakan yang mudah amblas juga menjadi tantangan tersendiri.
"Luas daerah terdampak yaitu terbakar sekitar 80 persen dari 34 hektare luas TPA Rawa Kucing. Selain itu, kerugian yang telah terdata ialah kendaraan yang terbakar, mulai dari mobil minibus, mobil patroli, mobil loader, dan motor. Bangunan gudang timbang dan sederet bedeng pengepul pun hangus terbakar," kata Maryono.
Baca Juga: Kebakaran TPA Rawa Kucing Kembali Membesar, Petugas Diminta Waspada
Hingga saat ini, belum ada laporan korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini.
Namun, sebanyak 100 warga di sekitar lokasi kebakaran telah dievakuasi ke Kecamatan Neglasari.
"Proses pemadaman dan penguraian dengan alat berat masih terus dilakukan. Kami berharap api dapat segera dipadamkan," pungkas Maryono.(***)
Artikel Terkait
ATR BPN Gelar FGD ke-2 Penyusunan RDTR WP Kosambi – Teluknaga
136 PNS Kabupaten Tangerang Ikuti Ujian Dinas dan UPKP
Diskominfo Kabupaten Tangerang Gelar Bimtek Implementasi Interoperabilitas Data
Pemkot Tangerang Tambah Dua Lokasi Pengungsian, Warga Rawa Kucing Diminta Evakuasi
Kebakaran TPA Rawa Kucing Belum Padam, Puluhan Warga Dievakuasi