Jakarta, Bidik Tangsel – Patrick Kluivert, pelatih anyar Timnas Indonesia, resmi diperkenalkan oleh PSSI dalam konferensi pers yang digelar di Hotel Mulia, Jakarta, Minggu (12/1/2025).
Dalam pidatonya, legenda sepak bola Belanda ini menegaskan fokusnya pada pengembangan pemain lokal sebagai tulang punggung skuad Garuda.
Sebagai langkah awal, Kluivert mengungkapkan akan mengadakan makan malam dengan lima pemain lokal pilihan untuk mengenal mereka lebih dekat.
“Ini baru langkah pertama. Saya ingin memahami karakter mereka dan membantu membangun fondasi tim yang kuat,” ujar Kluivert.
Kluivert menyebut pemain lokal sebagai “jantung” Timnas Indonesia. Ia berkomitmen untuk memberikan perhatian lebih pada talenta yang berkembang di Liga 1.
Baca Juga: Patrick Kluivert: Harapan Baru Garuda, Peluang dan Tantangan di Kualifikasi Piala Dunia 2026
“Saya akan memantau langsung pemain-pemain lokal di Liga Indonesia. Mereka adalah inti dari kekuatan tim ini,” katanya.
Didampingi asisten pelatih Alex Pastoor dan Denny Landzaat, Kluivert berencana menerapkan pendekatan berbasis hati dan integritas, sebuah prinsip yang dipegang teguh selama kariernya sebagai pemain.
Kenangan Laga Fenomenal Kontra Arab Saudi
Momen bersejarah bagi Timnas Indonesia tercipta saat melawan Arab Saudi pada Kualifikasi Round 3 Piala Dunia 2026, 19 November 2024 lalu.
Baca Juga: Persiapan Penuh Alex Pastoor Jadi Asisten Kluivert di Timnas Indonesia
Dalam laga yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno itu, Garuda mencatat kemenangan 2-0 melalui dua gol indah Marselino Ferdinan.
Selain Marselino, sejumlah pemain lokal tampil apik, termasuk Rizky Ridho, Pratama Arhan, Yakob Sayuri, dan Muhammad Ferarri.
Artikel Terkait
Menko Pangan Zulkifli Hasan Tinjau Pabrik Garam di Kabupaten Serang, Dorong Swasembada Nasional
DJP Tegaskan Komitmen dalam Implementasi Coretax untuk Perbaikan Layanan Perpajakan
Audiensi KSPI Provinsi Banten, Pemprov Banten Janji Tindaklanjuti Persoalan UMSK 2025
Siswa SD di Medan Dihukum Belajar di Lantai karena Nunggak SPP, Publik Geram
KPK Tetapkan 2 Tersangka Korupsi di Anak Perusahaan Telkom, Negara Rugi Rp280 Miliar