Artikel - Sifat percaya diri tidak hanya dimiliki oleh orang dewasa, tetapi anak-anak juga memerlukan rasa percaya diri dalam perkembangannya menjadi dewasa. Sifat percaya diri sulit dikatakan secara nyata.
Tetapi kemungkinan besar orang yang percaya diri mampu menerima dirinya sendiri, siap menerima tantangan yang berarti mau mencoba sesuatu yang baru walaupun ia melakukan kesalahan di zaman sekarang tidak jarang masih ditemukan orang yang tidak memiliki percaya diri khususnya anak-anak yatim.
Rasa kurang percaya diri adalah masalah yang terdapat pada diri sendiri, sebab mereka akan selalu merasa tidak mampu melakukan sesuatu seperti teman-temannya, merasa malu dan takut yang berlebihan serta menjauh dari pergaulan sehingga diperlukan penanganan secara khusus tentang masalah tersebut.
Mahasiswa Universitas Pamulang prodi S1 AKUNTANSI melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) dengan dosen pembimbing ibu Tati Rosyati, S.E.,M.Ak, kegiatan ini diawali dengan survei tempat lokasi pelaksanaan kegiatan, tahapan selanjutnya meminta perizinan melakukan kegiatan pkm di lokasi tersebut, serta mengundang anak-anak yatim piatu yang ada di lokasi tersebut.
Kegiatan ini diselenggarakan di Masjid Dzatun Nithoqoin yang berada di Desa Sukamantri, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Banten.
Kegiatan PKM dilaksanakan pada hari Minggu tanggal 18 Desember 2022 dalam waktu kurang lebih 1 jam. Kegiatan melibatkan 8 anak yatim piatu dengan tema: “Beredukasi Bersama Anak Yatim untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Semangat Anak Yatim.”
Kegiatan ini dilakukan untuk membangun rasa percaya diri dan membuat anak-anak selalu berpikir positif serta tenang ketika menghadapi masalah. Secara umum, anak yatim memiliki kondisi psikis seperti anak-anak lain. Mereka senang bermain, bercanda, dan bercerita dengan teman-temannya.