Dia juga mengajak seluruh masyarakat untuk ikut berperan dalam program yang telah dijalankan oleh Pemerintah.
Maka dari itu, lebih baik seluruh petugas kesehatan yang datang ke masyarakat untuk memeriksa kesehatannya melalui RT setempat. Dengan tujuan agar masyarakat mengetahui ada petugas Ngider Sehat yang siap membantu.
“Tingkat kepercayaan masyarakat kepada bapak/ibu sebagai petugas kesehatan itu tinggi. Maka kepercayaan itu yang harus dijaga,” pungkasnya.
Untuk itu, sepeda motor yang disiapkan akan ditambah lagi sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Sebab, Pemkot Tangsel ingin berkolaborasi juga bersama posyandu.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan dr. Alin menyampaikan program Ngider Sehat ini berawal dari visi dan misi Bapak Wali Kota yang dijalankan oleh Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan beserta dengan tim.
Setelah 1 tahun terbentukanya program ini, terhitung sejak bulan November 2021, tim ngider sehat telah merekrut tenaga kesehatan seperti perawat dan bidan khusus untuk melayani ibu hamil yang membutuhkan perhatian khusus. Program ini telah mendapatkan apresiasi masyarakat walaupun masih terdapat keterbatasan akses didalamnya.
Di samping itu tim ngider sehat juga melakukan skrining penyakit tidak menular, dan tercatat penyakit yang paling banyak ditemukan adalah hipertensi dan diabetes mellitus. Dari hasil yang di temukan dapat ditindak lanjuti dengan cara bersinergi dalam berbagai program yang dilakukan puskesmas Kota Tangerang Selatan.
"Jadi Insyaallah, dengan adanya ngider sehat ini, standar pelayanan minimal untuk dinas kesehatan tahun ini pun bisa tercapai 100%," ujarnya