Wartawan se ASEAN Lahirkan “Bali Declaration” di Pulau Dewata

photo author
Redaksi, Bidik Tangsel
- Jumat, 14 Oktober 2022 | 18:39 WIB

Usman mengatakan, teknologi digital memunculkan disinformasi, hoax, misinformasi dan malinformasi sehingga peran wartawan ini masih dipercaya oleh publik untuk menyebarkan informasi yang akurat melalui mekanisme jurnalistik yang benar, mekanisme cek dan ricek serta mekanisme verifikasi yang tidak dilakukan oleh media sosial.

"Pada intinya penyelengaraan CAJ berdampak positif untuk jurnalism dan  tourism," pungkasnya.

Ketua PWI Pusat Atal S. Depari mengaku bangga kembali bisa secara langsung menikmati keindahan pesona wisata Pulau Bali setelah sempat terdampak pandemi Covid-19.

"Saya yakin semua rindu dengan Bali. Semua ingin lihat Bali apa sudah pulih. Ternyata Bali sudah dikunjungi banyak wisatawan. Tadi siang kami juga mengunjungi obyek wisata Bedugul. Semoga Bali segera pulih dan bangkit. Bali luar biasa," ujar Atal yang ditetapkan  sebagai President CAJ dua tahun ke depan saat General Essembly CAJ di hotel Eden Kuta, 12 Oktober 2022.

Atal berharap Bali akan kembali seperti semula menjadi obyek wisata paling utama di dunia. 

"Karena apa pun Bali ini, kalau surut semuanya akan surut. Indikatornya di situ," tambah Atal yang mengaku sudah sering ke Bali.

Lanjut Atal, General Assembly CAJ ini sangat penting karena menentukan arah organisasi. Selama 3 tahun CAJ vakum dalam melaksanakan kegiatan.

"Semoga pelaksanaan di Bali memberi vibrasi dan motivasi positif bagi CAJ ke depannya," ujar Atal didampingi Ketua PWI Bali IGMB Dwikora Putra, seraya mengatakan salah satu kegiatan yang akan dilaksanakan yaitu pertukaran wartawan ASEAN untuk pengembangan SDM.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi

Tags

Rekomendasi

Terkini

X