• Minggu, 5 Februari 2023

Direktur Eksekutif KPN, Minta SWI Cabut Keputusan Delesting Aset Kripto

- Minggu, 17 April 2022 | 19:37 WIB

Jakarta, bidiktangsel.com – Direktur Eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN) Adib Miftahul mempertanyakan keputusan Satgas Waspada Investasi (SWI) yang memasukan asset kripto VidyCoin dalam daftar investasi yang dianggap illegal. Pasalnya, keputusan itu menjadikan platform jual beli asset digital Indodax kini dalam status delesting.

Padahal menurut Adib, dimasa pandemi aset kripto tengah menjadi pilihan investsi masyarakat bawah di dunia. Perhatian masyarakat dunia yang cukup besar ini karena nilai mata uang digital tersebut terus mengalami peningkatan.

Bahkan salah satu aset kripto VidyCoin menunjukan performanya dengan cukup moncer karena menembus angka ratusan juta rupiah per kepingnya.

“Sungguh sangat disayangkan, Satgas Waspada Investasi (SWI) memasukan asset kripto VidyCoin dalam daftar investasi yang dianggap illegal.  Karena kebijakan itu, platform jual beli asset digital Indodax melakukan delesting,” kata Adib, di Jakarta, Minggu (17/04/2022).

Pria yang juga dosen itu mengingatkan, sesuai dengan ketentuan perundang-undangan produk aset kripto milik Vidy Foundation Ltd yang  diperdagangkan melalui Indodax merupakan Market Place yang secara resmi telah terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).

Halaman:

Editor: Redaksi

Tags

Terkini

KPP Pratama Pondok Aren Gelar Kegiatan Tax Gathering

Selasa, 31 Januari 2023 | 22:14 WIB

Diduga Kebocoran Tabung Gas, Sebuah Warteg Terbakar

Selasa, 31 Januari 2023 | 18:46 WIB
X