Menumbuh Kembangkan Pola Pikir Kreatif Dan Inovatif Pada Anak

photo author
Redaksi, Bidik Tangsel
- Senin, 8 November 2021 | 17:39 WIB

#Opini - Anak usia dini adalah sosok individu yang sedang menjalani suatu proses perkembangan bagi hidup selanjutnya. Pendidikan anak usia dini pada dasarnya meliputi seluruh upaya dan tindakan yang dilakukan oleh pendidik dan orang tua dalam proses perawatan, pengasuhan, pendidikan anak dengan menciptakan suasana dan lingkungan dimana anak dapat mengeksplorasi pengalaman yang memberikan kesempatan kepadanya untuk mengetahui dan memahami pengalaman belajar yang diperolehnya dari lingkungan melalui cara mengamati, meniru dan bereksperimen yang berlangsung secara berulang-ulang dan melibatkan seluruh potensi dan kecerdasan anak.

Usia dini merupakan kesempatan emas bagi anak untuk belajar, sehingga disebut usia emas (golden age). Pada usia ini, anak memiliki kemampuan untuk belajar yang luar biasa. Kreativitas merupakan suatu kemampuan yang tidak dibawa sejak lahir, namun dapat dipelajari dan dikembangkan, sehingga seyogyanya kemampuan ini dapat dikembangkan sejak dini. Hal tersebut dikarenakan masa-masa usia dini merupakan masa golden age, yang merupakan pondasi dari tahapan usia yang selanjutnya.

Kreativitas sangat penting untuk dikembangkan karena kreativitas dapat meningkatkan prestasi akademik. Sehingga, semakin tinggi kreativitas yang dimiliki seseorang maka semakin tinggi pula prestasi akademik yang diraih. Dari beberapa penelitian tentang kreativitas, menunjukkan bahwa kreativitas sangat penting untuk dikembangkan, karena kreativitas memegang pengaruh penting dalam kehidupan seseorang. Maka dari itu, kreativitas perlu dikembangkan sejak dini.

-
Menumbuhkembangkan Pola Pikir Kreatif Dan Inovatif Pada Anak Sejak Usia Dini Melalui Keterampilan Origami

Kreativitas anak merupakan segala proses yang dilalui oleh anak dalam rangka melakukan, mempelajari, dan menemukan sesuatu yang baru yang berguna bagi kehidupan dirinya dan oranglain. Untuk sampai di terminal akhir, yaitu penemuan 

untuk mengetahui kondisi lingkungan sekitar dan anak-anak yang berminat dengan Pengabdian (Mahasiswa) Kepada Masyarakat (P(M)KM) kami. Setelah kami melakukan survey, kami menjelaskan bagaimana cara menumbuhkan pola pikir yang kreatif dan inovatif pada usia dini. Sasaran kami dalam kegiatan P(M)KM ini adalah anak-anak usia dini, mulai dari anak-anak Paud sampai Sekolah Dasar (SD).

Dalam tahapan proses, kami mengajarkan anak-anak bagaimana menumbuhkan pola pikir yang kreatif dan inovatif sejak dini. Memberikan motivasi pada anak-anak dan melakukan praktik seni lipat origami sebaimana salah satu upaya untuk menumbuhkan ide-ide kreatif anak.

Bahan-bahan yang digunakan dalam melakukan praktik adalah sebagai berikut :

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Redaksi

Tags

Rekomendasi

Terkini

X