SMSI DKI Jakarta Jalin Silaturahmi Dengan Ditjen Potensi Pertahanan Kemenhan RI

photo author
Redaksi, Bidik Tangsel
- Rabu, 10 Maret 2021 | 22:22 WIB

"Yaitu pendidikan kewarganegaraan, latihan dasar kemiliteran secara wajib bagi calon komponen cadangan yang memenuhi syarat, pengabdian sebagai prajurit TNI secara sukarela dan wajib, serta pengabdian sesuai dengan profesi," terangnya.

Farid menegaskan, intinya semua rakyat itu wajib ikut bela negara. Walaupun nanti keikutsertaannya bisa bermacam-macam.

"Nah seperti komponen cadangan dan komponen pendukung, itu adalah persiapan secara dini yang dilakukan Pemerintah. Jangan sampai jika nanti terjadi perang tidak tahu apa yang harus dilakukan, itu tanggung jawab kita yang membina," jelasnya.

Terkait rencana SMSI yang ingin membuat Kopi Daring tersebut, Farid pun mengapresiasi. Sebab pembinaan kesadaran bela negara perlu diperkuat terus.

"Penyampaian bela negara, pembagian keikutsertaannya perlu disosialisasikan. Kalau seperti media bisa menjadi Komduk, itu nanti didata, dibina, mendapatkan sosialisasi dan simulasi," tuturnya.

Sebab ancaman yang kini dihadapi tidak hanya militer, tetapi juga non militer bahkan hibrida. Peran dari media untuk bisa ikut bela negara. Dengan menginformasikan hal yang benar dan dari sumber yang berkompeten. (*/red)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Redaksi

Tags

Rekomendasi

Terkini

X