Jakarta, bidiktangsel.com - DPR RI mendorong Pemerintah agar lebih intensif meningkatkan kerjasama internasional dalam mengatasi masalah pergerakan pengungsi global Ethiopia di Sudan, Suriah di Lebanon, serta pengunsi Rohingya di Bangladesh dan di sekitar kawasan Asia Tenggara.
Wakil Ketua DPR RI M. Azis Syamsuddin menegaskan, bila tidak tertangani dengan baik akan menjadi krisis kemanusiaan global di tahun mendatang dan dapat mengancam stabilitas kawasan.
"DPR percaya bahwa pemerintah dan badan-badan internasional termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa harus melakukan upaya yang lebih terpadu untuk mengurangi tekanan yang mengarah pada gerakan tersebut" terang Azis Syamsuddin, Sabtu (2/1/2021).
DPR juga berhadap Pemerintah cepat memberikan bantuan ekstensif setelah fenomena alam, dan melakukan lebih banyak upaya untuk mencegah atau menghentikan konflik bersenjata.
Membangun kembali keamanan pangan, air, perumahan, saluran air limbah, pendidikan dan perawatan kesehatan, dan meningkatkan keamanan publik, harus memberikan dampak yang signifikan dan mengurangi jumlah pengungsi.
DPR RI melalu komisi I, mendorong Kemenlu RI untuk terus melakukan peningkatan kerjasama internasional dalam pencarian solusi yang efektif mengatasi masalah pengungsi global.
"Yang menjadi catatan saat ini adalah Rohingya dan pengawasan repatriasi pengungsi Rohingya di Rakhine State (Myamnmar) berjalan secara bermartabat dan aman," papar Azis.