Novita Tandry Psikolog Anak dan Remaja NTO Nurture Teach Observe Childcare and Early Education

photo author
Redaksi, Bidik Tangsel
- Minggu, 8 Maret 2020 | 17:34 WIB

Psikopati adalah penyakit kejiwaan yang dicirikan oleh tindakan yang bersifat egosentris dan antisosial. Psikopati berasal dari kata psyche yang berarti jiwa dan pathos yang berarti penyakit. Pengidapnya juga sering disebut sebagai psikopat atau sosiopat, karena perilakunya yang antisosial dan merugikan orang-orang terdekatnya.

Psikopati tak sama dengan gila (skizofrenia/psikosis) karena seorang psikopat sadar sepenuhnya atas perbuatannya. Pengidapnya seringkali disebut orang gila tanpa gangguan mental. Menurut penelitian sekitar 3% dari total populasi dunia mengidap psikopati.

Pengidap ini sulit dideteksi karena sebanyak 80% lebih banyak yang berkeliaran daripada yang mendekam di penjara atau di rumah sakit jiwa, pengidapnya juga sukar disembuhkan.

Beberapa gejala-gejala Psikopat adalah sebagai berikut :

•Hobby berbohong, fasih, dan dangkal.
•Egosentris, tidak peduli, kurang empati. Bagi psikopat, memotong kepala kucing dan memotong kepala orang tidak ada bedanya.
•Impulsif dan tidak ada self control (tidak bisa membedakan yang salah - benar, baik - jahat).
•Tidak mampu bertanggung jawab dan melakukan hal-hal demi kesenangan belaka.
•Manipulatif dan curang
•Psikopat juga sering menunjukkan emosi dramatis (tapi sebenarnya tidak punya empati)
•Biasanya sangat cerdas dan mungkin paling cerdas ketika dibandingkan dengan anak-anak yang lain.
•Biasanya banyak mengetahui sesuatu yang tidak diketahuinya dan marah jika orang lain menyalahkannya.
•Merasa paling benar, dan biasanya anggapannya itu memang benar.
•Mengetahui sesuatu yang tidak diketahui. Biasanya banyak yang benar dan sangat sedikit sekali yang salah.
•Memiliki perkiraan dengan akurasi yang tinggi (perkiraannya jarang salah dan kebanyakan adalah benar atau semuanya benar).

Menurut ahli psikopati dunia yang menjadi guru besar di Universitas British Columbia, Vancouver, Kanada bernama Robert D. Hare, Psikopat biasanya mulai kelihatan ciri-cirinya di usia 3 tahun, orangtua perlu mengenalinya dan mendapatkan pertolongan yang tepat dan biasanya usia 15 tahun mulai menunjukkan tanda-tanda gangguan kejiwaan.

Walaupun jumlah Psikopat hanya sekitar 3% di dunia sebagai orangtua hadir dan kenalilah tanda-tandanya dan segera mendapatkan pertolongan sebelum terlambat! (Lily)

Happy Parenting!
The hardest job you will ever love ❤️Youtube & IG : @novitatandry

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi

Tags

Rekomendasi

Terkini

X