11 mahasiswa Sastra Mandarin UAI yang tengah mengikuti program beasiswa S-2 di Fuzhou dan Beijing aman

photo author
Redaksi, Bidik Tangsel
- Rabu, 29 Januari 2020 | 05:07 WIB

Selesai jam kuliah diajarkan oleh dosen Native dari China, yaitu : Chinese Study Club (Xuexi bu学习部), Bela diri China (Wushu 武术), Paduan suara (He chang tuan 合唱团), Suling China (Hu lu si葫芦丝), Alat musik petik China (Guzheng 古筝), Kaligrafi China (Shufa书法).

Merebaknya berita virus Corona yang tengah menjadi wabah di Wuhan Tiongkok membuat penulis terpanggil untuk mengetahui kondisi mahasiswa Sastra Mandarin UAI yang tengah melanjutkan program S-2 di China dengan menghubu-ngi Sdr. Feri Anshori, SS, M. Ed Direktur Pusat Bahasa Mandarin & Ketua Program Sastra Mandarin Universitas Al Azhar Kebayoran Baru Jakarta.

"Kami ikut prihatin atas epidemi virus Corona yang saat ini terjadi di Wuhan dan terjangkit ke beberapa negara. Alhamdulillah anak-anak mahasiswa kita tidak ada yang kuliah di Wuhan, ada alumni Sastra Mandarin UAI yang sedang kuliah di Beijing, dan ada 11 (sebelas) mahasiswa aktif yang saat ini sedang melanjutkan program S-2 di Fuzhou. Ada satu mahasiswi yang sedang mengikuti program satu tahun belajar di sana. Alhamdulillah semuanya sehat-sehat dan baik. Kita berkomunikasi secara intens dengan mereka baik yang sedang melanjutkan di Fuzhou maupun di Beijing" ujar Feri.

"Bahkan ada beberapa yang sudah lulus dari program S-2 di Kunming Tiongkok. Ada juga yang selesai S-2 menetap di Shanghai kemudian menikah dengan orang Rusia. Namun sudah dari beberapa waktu lalu sedang pulang ke Belitung Indonesia", ujar Feri Anshori lebih lanjut.

Semoga Virus Corona segera berlalu dan mendapatkan solusi penanganan medis yang serius, tepat, efisien dan efektive dari Pemerintah Tiongkok, Badan Kesehatan Dunia WHO maupun kepada para pihak yang terkait.

Termasuk perhatian serius dari Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) terkait masalah virus Corona ini dan mengatakan kebutuhan logistik para WNI yang tertahan di Wuhan tengah dipikirkan oleh KBRI Beijing.

Presiden Joko Widodo menyatakan sikap waspada dan siaga menghadapi persebaran virus corona dari Wuhan, China. Sejumlah negara di Asia Tenggara telah mengkonfirmasi masuknya virus tersebut.

Hal ini disampaikan oleh Presiden Jokowi melalui akun Twitter @Jokowi yang dicuitkan pada Senin (27/1) pagi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi

Rekomendasi

Terkini

X