Keberhasilan dalam organisasi dan kegiatan yang selama ini dilakukan serta pesan yang pernah disampaikan orang tuanya, membuat Azmi sangat tertarik ingin membuat Tangerang Selatan menjadi sebuah kota yang maju pesat. Azmi melihat perkembangan di Tangsel kurang cepat, padahal Tangsel ini punya semuanya, warga berpendidikan, kelas menengah mapan, dunia usaha bergerak baik, dan sebagai salah satu kota penyangga Jakarta yang mobiltasnya tinggi. Walaupun masih ada juga warga dan hal yang belum diurus dengan baik.
Azmi yakin, dengan setiap warga Tangsel meletakan fondasi kesadaran bahwa kita bisa saling bahu membahu, berdiri sama tinggi duduk sama rendah, semua hal bisa kita lewati dan atasi bersama, “ ungkap Azmi.
Selain itu, Azmi ingin masyarakat Tangsel “Tuan dirumahnya sendiri” karena masyarakatlah yang memiliki Tangsel ini. Walikota hanya sebagai pembantu untuk melayani masyarakat dalam memenuhi permintaannya. Karena apa yang diberikan oleh masyarakat harus diterima kembali oleh masyarakat, itu visi yang akan dilakukan oleh Azmi bila terpilih nanti.
Transparasi juga akan dilakukan untuk mecapai visi diatas, dari perencanaan sampai penganggaran akan dibuka kepada masyarakat di Tangsel agar semua masyarakat bisa membantu kinerja pemerintahan untuk menjadi yang lebih baik, bila Azmi menjadi orang nomer 1 di Tangsel kedepannya.
Kompetisi akan berlangsung, yang terbaik akan mendapatkan tiket. Belum tentu juga saya yang akan mendapatkan tiket. Oleh karena itu “Jadilah Tuan yang Bijiak dalam memilih pembantunya nanti, masa depan Tangsel ada ditangan Tuan,” ungkap Azmi untuk masyarakat Tangsel di kediamannya. (04/12/2020). (*)