Pelantikan Pengurus HIPMI 2019-2022 dan harapan Presiden RI

photo author
Redaksi, Bidik Tangsel
- Kamis, 16 Januari 2020 | 08:42 WIB

Jakarta, bidiktangsel.com - Presiden Joko Widodo dalam pidatonya di pelantikan HIPMI di Raffles Ballroom Ciputra World 1 Jakarta, Rabu 15 Januari 2020 mengemukakan agar pekerjaan yang dilaksanakan oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bukan hanya dikerjakan oleh BUMN, atau jangan diberikan kepada anak BUMN atau cucu BUMN namun juga harus menggandeng sektor swasta terutama para pengusaha-pengusaha muda yang terhimpun dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI).

“Saya sudah berpesan kepada Erick Thohir, agar jangan sampai pekerjaan-pekerjaan yang ada di BUMN itu semuanya dikerjakan oleh BUMN sendiri. Saat ini harusnya lebih jelas, karena yang memegang kementerian adalah dari keluarga besar HIPMI, yaitu Erik Thohir,” ujar Presiden saat menghadiri pelantikan Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Masa Bakti 2019-2022 di Dian Ballroom Raffles Hotel, Kuningan, Jakarta, Rabu (15/1).

Presiden menyatakan bahwa hal itu merupakan jawaban dari keluhan-keluhan HIPMI terkait dengan kemitraan para pengusaha besar, BUMN, maupun investor untuk menggandeng para pengusaha muda yang tergabung di HIPMI.

Presiden dalam pidatonya saat pelantikan pengurus HIPMI juga menyatakan bahwa setahun di BUMN ada banyak proyek yang dapat dikerjakan dengan nilai mencapai Rp2.400 triliun.

“APBN kita hanya 2.200, di BUMN itu ada 2.400 triliun. Dari angka itu mestinya menumbuhkan dan bermitra kepada yang muda-muda, pengusaha muda ini agar dapat naik kelas dari yang kecil menjadi menengah, dari yang menengah menjadi besar. Berikan peluang kepada mereka. Saya sudah instruksikan kepada Menteri BUMN Erick Thohir.

Lebih lanjut, Presiden juga menyampaikan bahwa selain di Kementerian BUMN, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) saat ini dipegang oleh Bahlil Lahadalia mantan Ketua HIPMI, memiliki peluang yang besar, karena memegang kurang lebih Rp800 sampai Rp900 triliun investasi.

Agar investasi-investasi itu dikawinkan, dimitrakan dan dampingi para investor yang datang ke sini dengan pengusaha-pengusaha lokal, dengan pengusaha-pengusaha nasional kita.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi

Rekomendasi

Terkini

X