Adapun tim panelis yang akan menguji tiga bacawalkot muda ini antara lain Asep Solahudin (politisi/pengusaha), Djaka Badranaya (akademisi), Athari Farhani (Ketum Permahi), Chavchay Syaifullah (Budayawan), dan Zarkasih (pers).
Yang bertindak sebagai moderator dalam acara ini adalah pengamat kebijakan publik Miftahul Adib.
Ketiga bacawalkot hadir dan siap diuji visi, misi maupun programnya. Bacawalkot termuda, Fahd Pahdepie, menjawab semua pertanyaan panelis dan mengemukakan gagasan terbaiknya.
"Ini bagus dijadikan momentum dalam menggerakkan politik gagasan di Tangsel," ujarnya.
Sementara komentar senada juga keluar dari dua Bacawalkot lainnya Suhendar dan Aldrin Ramadian. Keduanya memberikan gagasannya dan memberikan presentasi terbaiknya.
Acara ini tampaknya menjadi sajian yang menarik di hari Sumpah Pemuda. Gagasan ketiga bacawalkot ini layak kita simak dan mengetahui sejauh apa kesiapan dan kematangan mereka.
Tentu untuk Tangsel yang lebih baik di masa yang akan datang. (*)