Diskusi Publik: Menakar Pilwalkot Tangsel 2020

photo author
Redaksi, Bidik Tangsel
- Sabtu, 28 September 2019 | 20:52 WIB

TANGSEL -- Persatuan Wartawan Indonesia Tangerang Selatan (Tangsel) Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) menggelar kegiatan diskusi publik Tangsel Bicara, dengan mengusung tema Menakar Pilwalkot Tangsel 2019, di Resto Taman Anggrek, di kawasan Serpong, Kecamatan Serpong, Kota Tangsel pada Sabtu, 28 September 2019.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 15.00 WIB tersebut, dihadiri sejumlah Narasumber. Diantaranya Tokoh Tangsel KH. Zarkasiu Nur, Tokoh Pers Hendri CH Bangun, Tokoh Muda Narji, Pengamat Politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Zaki Mubarok, Ketua Bawaslu Tangsel Acep, dan Ketua KPU Bambang.

Tak hanya itu, sejumlah Bakal Calon (Bacalon) Walikota Tangsel Suhendar, Benyamin Davnie, Kemal Pasya, juga Fadh Pahdepie, dan Siti Chodijah.

Hadir sebagai Tokoh Pemuda Tangsel, Artis Kondang Narji juga turut mengkiritik kondisi bunderan pamulang tidak sesuai dengan identitas pamulang, yang Cerdas, Modern, dan Religius (Cmore).

"Siapapun pemimpinnya, diharapkan yang berani mengkritisi kebijakan dari pusat maupun provinsi. Saya sebagai orang Pamulang gelisah banget lihat Bunderan Pamulang, karena bentuknya tidak sesuai dengan identitas Tangsel yang Cmore, dan Kota Millenial," ujar Narji.

Narji pun mengatakan bahwa, calon dan pemilih sama-sama mau duit. "Mereka bakal memilih siapa yang mau kasih duit, kalau Bawaslu tidak memerangi, kecerdasan dalam Pilkada tidak akan pernah ada," ucap Narji.

Sementara Pengamat Politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Zaki Mubarok menyampaikan hal senada, menurutnya, Banten termasuk titik-titik yang paling tinggi soal politik uang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi

Tags

Rekomendasi

Terkini

X