Serpong - Pembinaan dan Pencegahan Bahaya Narkoba tahun 2017 digelar Selasa lalu (12/8-2017) bertempat di Lapangan PTP VIII Cilenggang, Kel. Cilenggang Serpong Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Dalam sambutannya Ketua Penyelenggara, Saeful Bahri mengatakan kegiatan pembinaan dan pencegahan bahaya narkoba ini sangat penting, dalam rangka menangkal bahaya narkoba. [ads2] Menurutnya, Pemerintahan, Koramil dan Polsek turut serta dalam melakukan pembinaan dan pencegahan bahaya narkoba ditingkat kecamatan. "Terimakasih kepada pihak PTPN VIII dan Pemkota Tangsel yang telah ikut berpartisipasi atas kelancaran kegiatan ini," katanya. Sedangkan Sekcam. Serpong, H. Muhamad Supriyadi dalam sambutan nya juga mengatakan pemkot Tangsel sangat serius dalam membasmi dan mencegah peredaran narkoba, karena bertindak lebih baik mencegah dari pada mengobati. Ia juga menyampaikan bahwa orang tua, pemerintah dan aparat keamanan harus bekerjasama, hasil kegiatan ini harus sampai ketingkat lingkungan Kecamatan, Kelurahan dan Rt/Rw, sehingga pemuda kita terhindar dari bahaya narkoba. "Pada 25 September 2017, akan dilaksanakan MTQ Tingkat Kota Tangsel, yang akan dilaksanakan di Kel. Cilenggang Kec Serpong. Oleh karena itu tolong persiapkan semuanya, agar kegiatan berjalan lancar," ujarnya. Sementara itu, Soni Gunawan dari BNNK Tangsel, mengatakan pembinaan dan pencegahan bahaya narkoba merupakan tugas kita semua. Ada tiga kejahatan yang harus diberantas, yaitu Korupsi, Teroris dan Narkoba. Permasalahan Narkoba merupakan pernasalahan kita semua, sehingga harus diberantas. Ada beberapa alasan peredaran narkoba begitu marak dan sulit diberantas diantaranya, yaitu:
- Merupakan kejahatan lintas negara yang melibatkan negara lain, seperti Sindikat Afrika dan Timur Tengah, dan China.
- Memiliki struktur yang rapih, terorganisair, antara pembuat, pengedar dan pemakai tidak terkontak langsung, tapi sistem terputus.
- Penjahat narkoba menggunakan tehnik klandestain, dimana narkoba bisa diproduksi dimana saja, termasuk home industri.