Serpong, BidikTangsel.com - Berawal dari diskusi kecil di Group WA Tangsel Club (TC) mengenai adanya Kampung Budaya, di Keranggan, Kecamatan Setu Kota Tangsel ditanggapi oleh beberapa anggota group, Jumat (3/5-2022).
Dengan masuknya sebagai anggota WAG baru, Bambang selaku Koordinator Rencana Pembangunan Kampung Budaya di Tangsel merupakan seorang profesional yang sudah keliling kebanyak negara.
Dari penjelasannya, Bambang menjelaskan bahwa Kampung Keranggan mempunyai 2 kewilayah RT yang mayoritas penduduknya masih berbahasa Sunda dalam keseharian nya. Terletak di pinggir sungai Cisadane dengan aktivitas pelaku produsen aneka keripik, kue2 tradisional dan kacang sangrai.
“Potensi yang ada di Kampung Keranggan seperti seni musik tradisional angklung, degung Sunda, pencak silat serta kuliner dan pelaku UMKM menjadikan Kampung Keranggan sebagai Kampung Wisata Keranggan yang tercatat masuk dalam 300 besar desa wisata di Kemenparekraf,” tulisnya.
Menurutnya, pengelolaan melalui Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) yang pengurusnya masyarakat setempat kini dalam perencaan untuk menjadikan Keranggan sebagai Kampung Budaya Sunda.
“Mudah-mudahan pentahelix yang terbentuk dapat bersinergi dalam pengembangannya. Kalau di WAG ini ada pak Alwani, beliau yang lebih pas explainnya,” jelas Bambang.
Dari penjelasan awal diskusi tersebut ditanggapi oleh Anggota Syamsul Rizal Syamsu Rijal selaku Ketua Masyarakat Bina Cinta Lingkungan (M-BCL), bahwa perlu dipertimbangkan branding yang sudah tercatat di Kemenparekraf sebagai Kampung Wisata Kranggan.