nasional

Kerusuhan Prancis Memanas, 1.200 Orang Ditangkap dan 150 Polisi Terluka

Minggu, 18 Oktober 2026 | 19:58 WIB
Patung Marianne dipenuhi demonstran di tengah aksi protes di Prancis. (Foto: Threads/@rizalhakimm_punyer)

Baca Juga: Mitos vs Fakta Oli Motor Racing untuk Harian: Bikin Mesin Lebih Kencang atau Justru Boros?

Paris hingga Lyon Dilanda Bentrokan

Kerusuhan dilaporkan terjadi di sejumlah kota, termasuk Paris, Lyon, Marseille, Bordeaux, dan Limoges.

Di Paris, aparat menghadapi kelompok demonstran yang melempar benda ke arah petugas. Polisi menggunakan gas air mata dan meriam air untuk mengendalikan situasi di sejumlah titik.

Sementara itu, laporan media internasional menyebutkan bangunan balai kota di Limoges terbakar. Di Marseille, sejumlah orang dilaporkan menerobos masuk ke gedung balai kota, sedangkan kantor pariwisata di Lyon menjadi sasaran kebakaran.

Sejumlah toko dan fasilitas publik juga mengalami kerusakan akibat aksi perusakan dan penjarahan.

Baca Juga: Pesawat Citilink QG1100 Alami Gangguan di Udara, Karding Ungkap Detik-Detik Mencekam

Rangkaian kejadian tersebut memperlihatkan bahwa demonstrasi yang berawal dari tuntutan sosial dan ekonomi berkembang menjadi persoalan keamanan di beberapa wilayah.

Sébastien Lecornu Kecam Perusakan dan Penjarahan

Perdana Menteri Prancis Sébastien Lecornu mengecam tindakan kekerasan yang terjadi selama demonstrasi. Ia menegaskan bahwa hak menyampaikan pendapat secara damai harus dibedakan dari aksi perusakan dan penyerangan.

Dalam pernyataan yang dilaporkan media Prancis, Lecornu menekankan bahwa demonstrasi damai merupakan bagian dari kehidupan demokrasi, sedangkan pembakaran, penjarahan, dan serangan terhadap aparat tidak dapat dibenarkan.

Ia juga memperingatkan bahwa pemerintah tidak akan membiarkan kekerasan digunakan untuk memaksakan agenda politik.

Baca Juga: Kalah Sebelum Bersaing di Platform Digital? KPPU Awasi Mobil123, Carmudi, dan CARSOME

Pemerintah Prancis menegaskan bahwa tindakan melanggar hukum akan ditangani sesuai ketentuan yang berlaku. Di sisi lain, penanganan demonstrasi tetap menjadi perhatian, terutama dalam menjaga keselamatan warga, peserta aksi, dan aparat keamanan.

 

Halaman:

Tags

Terkini