nasional

CFD Tangsel Naik Kelas, Dispar Siapkan Konsep Tematik dan Luncurkan Maskot Porprov

Rabu, 29 April 2026 | 09:31 WIB

Baca Juga: Pelantikan Kabag di Tanggamus Tuai Polemik, Analisis Ungkap Dugaan Celah Sistem Merit ASN

Ervin menilai, kegiatan komunitas seperti pentas seni, tari, hingga kompetisi olahraga mingguan memiliki nilai strategis dalam memperkaya wajah pariwisata kota.

“Ini potensi luar biasa. Mereka rutin berkegiatan, bahkan sampai menyiapkan festival budaya. Ini yang akan kita rangkul dan dorong agar lebih terorganisir dan berdampak luas,” ungkapnya.

Pembenahan Tata Kelola Event

Dispar Tangsel juga mulai membenahi tata kelola event lintas dinas. Ke depan, setiap kegiatan akan dikembalikan pada “core business” masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD), guna menghindari tumpang tindih program.

Baca Juga: Beredar Kasus Penyiraman Air Keras di Rawa Buaya Cengkareng, Korban Tak Sempat Menghindar hingga Bikin Warga Panik

Langkah ini juga telah dibahas dalam forum perencanaan pembangunan (musrenbang), dengan target implementasi lebih optimal pada 2027.

“Kita ingin semua kegiatan tepat sasaran. Kalau budaya ya di kebudayaan, UMKM di UMKM. Tapi tetap saling mendukung,” jelas Ervin.

Strategi Pariwisata 2026

Untuk tahun 2026, Dispar masih mengacu pada rencana yang telah disusun sebelumnya, namun dengan sejumlah penyesuaian strategis. 

Baca Juga: Detik-detik Ledakan Keras saat Kebakaran Gedung Ekspedisi di Sukmajaya Depok, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Salah satunya adalah penguatan konsep event berbasis pengalaman (experience-based tourism) melalui CFD tematik.

Dengan pendekatan ini, pemerintah berharap CFD tidak hanya menjadi ruang olahraga, tetapi juga panggung interaksi sosial, ekonomi kreatif, dan promosi budaya.

“Target kami sederhana tapi kuat: setiap CFD punya cerita, punya daya tarik, dan membuat orang ingin datang lagi,” pungkasnya.

(***)

Halaman:

Tags

Terkini